300 Pengendara Ditilang Dalam Operasi Keselamatan Telabang 2018

oleh

KUALA KAPUAS – Operasi Keselamatan Telabang tahun 2018 yang digelar serentak selama 20 hari sejak tanggal 1 Maret 2018 dan  berakhir 20 Maret 2018 lalu. Hasilnya, sekitar 700 pengendara mendapatkan teguran dan sekitar 300 pengendara mendapat sanksi tilang.

Kasat Lantas Polres Kapuas, AKP Abdul Wakid mengatakan, dalam operasi keselamatan kali ini ada 7 poin utama yang banyak pelanggaran yakni seperti tidak menggunakan helm, spion, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, tidak menggunakan sabuk pengaman, pengendara belum cukup umur dan mengangkut orang dengan mobil bak terbuka.

“Adapun yang bersifat teguran seperti tidak membawa surat-menyurat kendaraan karena tertinggal di rumah, maka kita suruh pulang mengambilnya. Karena memang kegiatan ini, tidak semua harus ditindak,” katanya kepada wartawan belum lama tadi.

Diungkapkan Wakid, kalau dibandingkan operasi keselamatan tahun 2017 lalu, secara jumlah tahun 2018 ini memang mengalami peningkatan. Di mana tahun 2017 lalu, teguran berjumlah sekitar 500 orang dan tilang sekitar 180 pengendara saja.

“Meningkatnya teguran dan tilang ini, dipengaruhi karena penambahan volume kendaraan. Dimana kebutuhan masyarakat meningkat untuk menggunakan kendaraan. Kalau faktor kesadaran masyarakat sudah baik,” ujarnya.

Wakid menjelaskan, adapun tujuan operasi ini adalah dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkatan Jalan (LLAJ) serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Dengan berakhirnya kegiatan ini, masyarakat diminta jangan lagi mengulangi pelanggaran lalu lintas. Mari sama-sama ciptakan situasi aman, nyaman dan damai dalam berkendara, taati peraturan lalu lintas, sehingga tercipta kamseltibcarlantas di Kabupaten Kapuas,” pungkasnya. (irs)