DPD REI Kalbar Menilai Bantuan Jalan Perumahan Bersubsidi dari Pemerintah Masih Minim

oleh
Ketua DPD REI Kalbar, Isnaini (kiri) saat bersama pengembang saat berada di pameran REI Expo 2018 di Pontianak Convention Center. Foto : Dody

PONTIANAK – Dalam membangun rumah KPR bersubsidi tipe 36, pemerintah telah memberikan prasarana umum berupa bantuan jalan lingkungan di dalam komplek perumahan kepada pengembang,  namun Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalbar menilai anggaran itu masih minim, sehingga tidak semua pengembang yang mendapatkan bantuan tersebut.

“Kedepannya diharapkan bantuan itu, dapat ditambah lagi anggarannya, sehingga  akan banyak pengembang yang mendapatkan bantuan jalan lingkungan komplek perumahan,” ujar Isnaini, Ketua DPD REI Kalbar belum lama ini.

Ia menjelaskan, dengan begitu pengembang tidak perlu lagi mengeluarkan banyak biaya untuk membuat jalan, karena anggaran yang ada bisa digunakan semaksimal mungkin untuk membangun rumah bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Semacam subsidi silang, sehingga pengembang bisa menggunakan anggaran untuk membangun rumah KPR bersubsidi, tanpa harus mengeluarkan biaya untuk pembuatan jalan,” ujarnya.

Untuk mendapatkan bantuan pembangunan jalan lingkungan komplek perumahan KPR bersubsidi, lanjut Isnaini, minimal pembangunan rumah disuatu kawasan harus berjumlah 100 unit rumah,  dengan luas lahan 2 hektare.

“Jika pembangunan perumahan bersubsidi jumlahnya dibawah yang telah ditentukan oleh pemerintah, maka tidak mendapat bantuan, namun saya berharap, kalau bisa semua pengembang yang ada di Kalbar ini, bisa mendapatkan bantuan jalan lingkungan rumah bersubsidi,” ujarnya. (Dody)