Ciptakan Lapangan Kerja untuk Generasi Muda, Karolin Berkomitmen Maksimalkan Industri Kreatif

oleh
Karolin Margret Natasa saat meninjau hasil industri kreatif milik pengusaha kecil menengah. Foto : Istimewa

NG – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan, dirinya akan memaksimalkan industri kreatif untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda Kalbar.

“Sentra industri kreatif dianggap perlu untuk dikembangkan. Hal ini dilakukan karena telah terbukti memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, menciptakan iklim bisnis yang positif, dan berdampak sosial yang positif pula,” kata Karolin di Ngabang, Kabupaten Landak, Minggu (01/04/18).

Menurutnya, kedepan, peluang kerja akan semakin sulit, sehingga masyarakat diharapkan tidak hanya berpikir mencari kerja konvensional, tetapi harus mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui industri kreatif sebagai solusi dari sulitnya mencari kerja.

“Ini adalah salah satu peluang usaha yang harus dimanfaatkan oleh anak muda. Hal ini akan kita kembangkan karena kita masih memiliki bonus demografi yang tentu akan menjadi peluang besar untuk kita manfaatkan,” tuturnya.

Untuk lebih memaksimalkan pengembangan industri kreatif, kata Karolin, generasi muda Kalbar juga harus tanggap dengan perkembangan Informasi Teknologi (IT) dan kemajuan yang ada dengan mengembangkan kreatifitas yang lebih maksimal, agar tidak tertinggal dengan yang lain.

Menurutnya, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pelaku bisnis yang bergerak diberbagai bidang usaha yang menyentuh kepentingan masyarakat. Untuk meningkatkan daya saing UMKM diperlukan langkah bersama untuk mengangkat kemampuan teknologi dan inovasi pada desain.

Menurutnya banyak hal dan ide yang bisa diterapkan di Kalbar dari sisi pengembangan industri kreatif.

Hal itu berkaca dari kota-kota besar yang ada di Indonesia yang sudah banyak sekali memberdayakan dan mengembangkan sektor industri kreatif.

“Kalau kita lihat, industri kreatif di kota-kota besar sangat berkembang dan menonjol sekali. Saya menilai Kalbar tidak kalah potensinya, hanya saja mereka perlu diberi akses serta stimulus lebih dari pemerintah dan stakeholder lain, agar kita bisa mengejar ketertinggalan,” katanya.

Mantan anggota DPR itu menambahkan, di era tranformasi generasi saat ini, peran anak muda menjadi sangat penting untuk mendulang hasil dari industri kreatif. Apalagi, kreativitas, terutama bidang visual konten saat ini telah menjadi eranya anak muda masa kini.

“Teknologi informasi dan komunikasi sudah berkembang sangat cepat, bahkan hampir setiap bulan ada saja penemuan baru di bidang ini. Sebagian besar karya itu berasal dari anak muda,” kata Karolin. (rilis)