Komsumsi Petai dan Ini Akibatnya pada Tubuh

oleh

JAKARTA – Banyak orang yang menolak konsumsi petai, parkia speciose, karena memiliki bau yang sangat tajam. Padahal aroma tajam yang dikeluarkan petai ini berasal dari kandungan sulfur yang terdapat pada petai yang tentunya diperlukan oleh tubuh untuk kesehatan.

Petai mengandung flavonoid, polyphenol dan phytosterol yang berkhasiat sebagai antioksidan. Unsur ini tentunya dapat melindungi tubuh dengan menangkal bibit-bibit penyakit.

Selain itu, petai mengandung asam jengkolat yang bisa memberi dampak buruk bagi kesehatan. Dalam jumlah yang banyak, unsur ini bisa memicu terjadinya penyumbatan pada saluran kencing.

Kemudian, pada tingkat lanjut, unsur ini dapat mengganggu sistem kerja organ ginjal.

Petai juga mengandung tanin yang cukup tinggi. Dalam jumlah yang tinggi, unsur ini beresiko mengganggu proses penyerapan protein dalam tubuh.

Walau demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui batas konsumsi petai yang aman atau berbahaya bagi tubuh. (setapak)