Tiga Warga Lumpuh Layu Dirawat di RS Sintang

oleh

SEKADAU – Tiga bersaudara lumpuh layu yakni, Roni Hendrikus (16), Marianus, dan Apri Lio, warga asal Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, saat ini sedang dirawat di RSUD Ade M Djoen Sintang.

Ketiga anak dari pasangan suami istri Srimancong dan Ana Saleh itu merupakan keluarga yag tidak mampu. Sehingga untuk menbiayai pengobatan ketiga anaknya, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan hl ini membuat keluarga tersebut membutuhkan uluran tangan semua pihak guna meringan beban keluarganya.

Camat Nanga Taman, Paulus Ugang di dikonfirmasi terkait tiga anak bawah umur tersebut menuturkan, sebelumnya pihak kecamatan sudah bertemu dengan tiga bersaudara di kediamannya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, biaya pengobatan ketiganya akan dibiayai oleh Wahana Visi Indonesia (WVI). Mengingat, Desa Meragun merupakan salah satu desa binaan mereka.

“Cuma, kami belum mendapatkan laporan dari WVI, apakah WVI yang membawa ke rumah sakit atau ada pihak lain?,” ujarnya Selasa (27/03/18) di sekadau.

Menurut camat, memang sudah lama direncanakan agar tiga bersaudara itu bisa mendapatkan penanganan medis dengan baik. Apalagi melihat kondisi tiga bersaudara itu sangat memprihatinkan sebab, ketiganya berasal dari keluarga yang kurang mampu.

“Saya akan berkoordinasi dengan desa, paling tidak untuk melengkapi persyaratan yang dibutuhkan, agar yang bersangkutan bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah, bahkan saya juga berusaha untuk menjenguknya. Saya juga bertekad untuk membantu,” ucapnya

Sementara Kepala Dinas Sosial,  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Suhardi ketika dihubungi mengatakan, pihaknya akan mengecek apakah yang bersangkutan mendapatkan BPJS. Apalagi pihkanya tidak akan tinggal diam dan berupaya membantu keluarga tersebut.

“Untuk bisa mendapat bantuan dari Pemkab, mereka harus menyiapkan beberapa hal. Nantinya pihak desa akan melapor ke Dinas Sosial dengan cara menbawa data KTP dan kartu keluarga (KK). Dari dasar itu kami akan buatkan surat bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Sekadau,” terangnya.

Pihaknya, akan mendorong pihak desa untuk membuat pengantar dari desa agar melengkapi data-data yang dimaksud. Sehingga, pemerintah daerah dapat segera membantu biaya pengobatan bagi tiga bersaudara lumpuh layu tersebut.

“Intinya kami upayakan untuk membantu. Kami mendorong pihak desa untuk pro aktif, cepat laporkan apabila ada warganya yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya. (sutarjo)