Sempat Ditahan, Akhirnya Dua Prajurit Satgas Pamtas Dipulangkan

oleh
Koordinasi Konjen dan ILO di Malaysia buahkan hasil, dua anggota Satgas Pamtas kembali bertugas. Foto : Joni

PONTIANAK – Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti, S.Sos mengatakan, dua anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 642/Kapuas telah kembali ke Indonesia, setelah sempat ditahan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) Lundu Malaysia, karena telah melanggar batas wilayah Malaysia saat melaksanakan tugas pengendapan menghadang pelaku penyelundupan barang ilegal dari arah Malaysia ke Indonesia beberapa hari lalu.

“Jadi pada hari ini, Senin 26 Maret 2018 tepatnya pukul 21.00 Wib, dua anggota Satgas Pamtas yaitu Kopda M. Rizal bersama Praka Subur Arianto sudah bergabung di Pos Pamtas yaitu Pos Lintas Batas Negara di Aruk, Sambas,” ujar Kapendam.

Lanjut dia, pelepasan dan pengembalian dua anggota tersebut dilakukan dari hasil kesepakatan dan kesepahaman antara pihak Polis Diraja Malaysia, Tentara Diraja Malaysia dengan Konjen dan ILO RI di Malaysia.

Dimana sebelumnya dilakukan koordinasi antara pihak Indonesia yang diwakili oleh Konjen dan ILO dengan pihak Malaysia yaitu Polis Diraja Malaysia dan Tentara Diraja Malaysia.

Untuk kondisi personel dan alat persenjataan yang dibawa oleh dua anggota dikembalikan dalam kondisi baik.

“Tidak ada kekurangan apapun, saat ini dua anggota sudah bergabung di Pos Jaga Pamtas yaitu di Pos Lintas Batas Negara, Desa Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Rilis)