Pj Gubernur Kalbar akan Bangun Sistem Politik yang Bermartabat

oleh
Pj Gubernur Kalbar, Drs. Dody Riayadmadji, MM (kiri). Foto : Istimewa

PONTIANAK – Pj Gubernur Kalbar Drs Dody Riayadmadji,  MM menyebutkan kepemimpinan negarawan bagi Partai Politik amatlah vital dalam mendukung upaya yang terus menerus dan berkesinambungan guna membangun sistem politik di Indonesia yang bermartabat.

“Isu kepemimpinan negarawan merupakan salah satu isu kontemporer yang selalu menarik untuk didiskusikan dalam konteks dinamika politik kenegaraan. Hal ini dibutuhkan untuk menjamin keberlangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” ujar Drs. Dody Riyadmadji, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Lembaga Ketahanan Nasional RI dengan tema ‘Aktualisasi Kepemimpinan Negarawan di Lingkungan Parpol Guna Terwujudnya Etika Politik Dalam Rangka Ketahanan Nasional’ di Hotel Golden Tulip.

Dikatakannya, FGD ini dimaksudkan untuk memberikan pendalaman, penguasaan materi dan implementasi kepemimpinan negarawan yang saat ini diperlukan mengingat masalah-masalah dibidang politik sangatlah kompleks dan dinamis.

Demikian juga isu kaderisasi pada partai politik yang merupakan roda penggerak sistem perpolitikan.

“Kader politik yang berkualitas dan berintegritas merupakan modal dasar yang sangat bernilai bagi kelanggengan berdiri dan berkembangnya suatu partai politik sebagai suatu lembaga,” jelasnya.

Upaya rekrutmen, filterisasi, pembinaan dan pengembangan terhadap person-person yang dianggap mampu mengemban visi dan misi partai politik sejatinya harus mendapatkan porsi perhatian yang serius dari partai politik.

Hal ini erat kaitannya dengan salah satu tujuan akhir pendirian partai politik yakni mewujudkan partai politik yang berkualitas dan mampu menjadi wadah aspirasi yang efektif bagai para pendukungnya yang akan bermuara pada terciptanya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Disisi yang lain, etika politik merupakan value tersendiri yang diharapkan dapat memberikan warna dominan terhadap penciptaan iklim politik yang bermartabat sesuai dengan nilai dan norma perikebangsaan yang sudah kita sepakati bersama dalam kerangka ldeologi Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.

“Dengan demikian, secara nyata kita dapat menarik benang merah antara ketiganya yakni adanya keterkaitan yang erat antara kepemimpinan negarawan dalam partai politik dengan peningkatan kualitas kader politik guna menciptakan etika politik yang bermartabat dalam rangka ketahanan nasional bangsa,” ujarnya. (rilis)