Kunker ke Ombudsman Terkait Zona Merah, DPRD Sanggau Minta OPD Perbaiki Pelayanan

oleh
Anggota Komisi A DPRD Sanggau Saat Mengunjungi Ombudsman. Foto : Istimewa

SANGGAU –  Ketua Komisi A DPRD Sanggau, Eko Sisturisno menyampaikan, pekan lalu pihaknya dari Komisi D melakukan kunjungan kerja ke Ombudsman Perwakilan Kalbar di Pontianak dan Ombudsman RI di Jakarta.

Kunjungan tersebut dimaksudkan mempertanyakan status zona merah dalam hal pelayanan publik yang disandang Pemkab Sanggau.

Selain itu, kunjungan tersebut juga mempertanyakan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala BPN Sanggau beberapa waktu lalu.

“Waktu itu kita mempertanyakan masalah OTT di BPN Sanggau. kenapa sampai terjadi, lalu ombudsman mengatakan bahwa memang pelayanan di BPN Sanggau itu terparah dan memang dalam pantauan ketat ombudsman selama ini, ” kata Eko, sapaan akrabnya belum lama ini.

Eko menyampaikan dari semua OPD di lingkungan Pemkab Sanggau setelah dilakukan penelitian ternyata mayoritas dalam zona merah terkait pelayanan publik, padahal penelitian ini hanya bersifat yang nampak saja.

Terlebih, lanjut Politisi Partai Nasdem Sanggau itu, kabupaten Sanggau sudah cukup tua usianya, tapi pelayanannya masih jauh dari memadai. Oleh karenanya Dia berharap kedepannya bisa lebih baik lagi.

Hal itu mengingat Kabupaten Sanggau yang terendah dari 14 kabupaten/kota yang ada di Kalbar.

Melihat fakta tersebut, Eko mendesak OPD di lingkungan Pemkab Sanggau berbenah dalam hal pelayanan publik.

“Karena tahun 2017 pelayanan publik di kabupaten Sanggau masuk dalam zona merah. Kita sangat menyayangkan masuk dalam zona merah,” ujarnya.

Mengingat akan ada penilaian oleh Ombudsman pada Mei hingga Juli 2018, Eko berharap agar pelayanan publik tidak masuk kembali pada zona merah.

“Kita minta untuk berbenah menuju zona hijau, ” harapnya. (indra)