Komitmen Harry-Yandi Bangun Rumah Sakit, Majukan Pendidikan Hingga Wujudkan Kota Modern

oleh
Pasangan Harry Adryanto-Yandi saat dialog interaktif di Studio PRO 2 RRI Pontianak. Foto : Dody

PONTIANAK – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak dengan nomor urut satu, Harry Adryanto-Yandi menggelar kampanye dialogis melalui siaran langsung PRO 2 Radio Republik Indonesia (RRI) di Pontianak, Senin (26/03/18).

Dalam dialognya, Yandi mengatakan akan mewujudkan Kota Pontianak yang modern dan bersih lingkungannya.

“Fokus utamanya adalah menciptakan kota pontianak yang maju dan harmonis,” ujarnya.

Menanggapi persoalan pendidikan di Kota Pontianak, Yandi mengatakan, akan membuat regulasi yang mengatur standarisasi biaya pendidikan, sehingga semua sekolah, baik itu swasta maupun negeri akan setara biayanya.

“Kami akan membuat perda yang mengatur tentang standarisasi biaya pendidikan disetiap sekolah di Pontianak,” ujarnya.

Selain itu, pasangan HY juga berencana menciptakan regulasi yang akan mengatur kesejahteraan untuk guru swasta maupun negeri.

Ditempat yang sama, calon Wali Kota Pontianak, Harry Adryanto menambahkan, selama menggelar kampanye kebeberapa daerah di Pontianak, banyak sekali persoalan-persoalan yang Ia temukan ditengah masyarakat, dan Ia berjanji akan semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat, jika terpilih menjadi pemimpin Kota Pontianak kedepannya.

Dijelaskannya, baru-baru ini telah ditemukan ikan sarden kaleng yang berisi  cacing di dalam kemasannya, dan itu sangat berbahaya jika dibiarkan beredar.

“Lemahnya pengawasan pemerintah, membuat produk-produk itu dengan leluasa beredar, karena belum maksimalnya pengawasan dari instansi terkait,” ujarnya.

Makanya, lanjut Harry, dimasa pemerintahannya nanti, Ia akan menggandeng Balai POM  dan lebih memaksimalkan kinerja Dinas Kesehatan, agar dapat mengawasi beredarnya produk-produk yang tidak layak konsumsi maupun tidak layak pakai.

“Saya akan menggandeng Balai POM dan memaksimalkan kinerja instasi terkait agar lebih berhati-hati dalam mengawasi produk-produk itu,” ujarnya.

Ditambahkan Harry, mencegah beredarnya produk-produk itu lebih baik, sehingga masyarakat dapat terhindar dari dampak buruk peredaran produk-produk itu, otomatis pemerintah pun tak perlu repot untuk mengeluarkan biaya guna mengobati masyarakat.

Selain itu, menurut Harry, warga di Pontianak Utara sangat merindukan rumah sakit, dan pasangan HY berjanji akan membangun rumah sakit di wilayah Pontianak Utara.

“Dengan dibangunnya rumah sakit, tentunya akan membuka lapangan pekerjaan, karena tenaga medis otomatis akan dibutuhkan,” ujarnya.

Harry pun berkomitmen, bahwa pemerintahannya nanti akan bersih, dan akan lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat.

“Dengan begitu, kami akan tahu apa yang menjadi keluhan masyarat,” ujarnya. (Dody)