Dukungan Semakin Kuat, Yansen – Ason Optimis Menang di Pilkada 2018

oleh

SANGGAU – Kampanye dialogis Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Nomor Urut 1, Yansen Akun Effendy, SH, M.Si, MH – Fransiskus Ason, SP  di Zona II pada Sabtu (24/03/18) yang dipusatkan di dua lokasi, yakni Dusun Pesing Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam dan Dusun Semeng Desa Semanget, Kecamatan Entikong dihadiri ratusan pendukung setia Mantap.

Pasangan Mantap Yansen – Ason bersama rombongan disambut antusias warga yang rindu akan perubahan. Sosok figure Yansen yang dikenal dengan bupati kampung itupun menguji tingkat popularitas dan aksetabilitas pasangan Mantap.

“Siapa yang ada di sini yang sudah mengenal Yansen? Kalau semua sudah mengenal kita dan tunjuk tangan tidak ada rumusnya lagi kita tidak menang,” ucap Yansen mengawali orasi politik dan pemaparan visi misi pasangan Mantap dan disambut yel-yel kemenangan Mantap.

Untuk itu, mantan Bupati Sanggau periode 2OO3 – 2OO8 itu mengajak seluruh warga yang hadir agar dapat memantapkan pilihan hati kepada pasangan nomor urut 1 Yansen-Ason. Sebab, kayakinan Yansen sangat beralasan, karena berdasarkan tingkat popularitas & acceptabilitas masyarakat yang digulir oleh beberapa lembaga survey, menempatkan pasangan Yansen-Ason diatas angka 71 persen.

“Pasangan Yansen – Ason yang dkenal dengan pasangan Mantap apabila terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sanggau, tidak akan berubah. Kami akan terus mengunjungi kampung-kampung yang ada di seluruh daerah Kabupaten Sanggau,” tegas Yansen yang dikenal dengan bupati kampung itu membakar semangat para pendukungnya.

Begitupun halnya dengan calon wakil bupati Fransiskus Ason. Untuk meyakinkan masyarakat, Cawabup Ason menepis semua tudingan yang dialamatkan kepada Pasangan Mantap.

“Ada banyak sekali isu yang dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu terhadap pasangan Mantap. Kami dikatakan tidak serius maju lah, ini lah itu lah, macam-macam,” beber Ason.

Kekhawatiran pihak lawan politik, kata dia, mengingat semakin hari dukungan masyarakat kepada pasangan Mantap semakin tinggi.

“Kalau kami tidak serius, tidak mungkin akan bersusah payah mengunjungi desa-desa dan keluar masuk kampung untuk mensosialisasikan visi misi dan program kami selama ini. Sejak KPU menetapkan jadwal kampanye, kami sudah mengikuti sesuai jadwal yang ditetapkan. Ini salah satu bukti bahwa hanya kami yang benar-benar serius maju,” tegas Ason.

Hal tersebut diungkap dia, sangat beralasan. Karena salah satu bentuk keseriusan pencalonan Pasangan Mantap adalah mengoptimalkan waktu yang ada untuk bertemu masyarakat di kampong-kampung. Sementara kata dia, tudingan tersebut lebih cocok dialamatkan kepada calon lain yang mengatakan diri serius, tetapi seolah enggan bersosialisasi ke masyarakat secara maksimal alias menunggu jelang akhir kampanye. (indra)