Bantu Ibu-Ibu Mengupas Rajungan, Karolin Berkomitmen Kembangkan Potensi Sumber Daya Lokal

oleh
Karolin Margret Natasa saat membantu Ibu-Ibu mengupas rajungan di Ketapang. Foto : Istimewa

KETAPANG – Saat menggelar kampanye dialogis di Kabupaten Ketapang, calon Gubernur Kalbar dengan nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa menyempatkan dirinya, untuk berkunjung disebuah rumah produksi UMKM pengolahan rajungan di desa Suka Bangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (24/03/18) kemarin.

Karolin kagum dengan Ibu-Ibu yang bekerja di rumah produksi itu, sehingga begitu tiba di rumah itu, Ia lantas membantu Ibu-Ibu untuk mengupas kulit rajungan.

Mantan anggota DPR RI dua periode ini, tampak terlihat kesulitan ketika mengupas kulit rajungan, berbeda dengan Ibu-Ibu yang sudah terbiasa, terlihat begitu mudahnya menguliti rajungan satu persatu.

“Sulit sekali mengupas kulit rajungan ini, ternyata tidak segampang itu,” ujar Karolin.

Diungkapkannya, di rumah produksi ini, ada sekitar 45 perempuan yang bekerja untuk mengupas rajungan, dengan upah Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu perharinya.

“Upah tersebut tidak sesuai, tapi dengan penghasilan itu, setidaknya bisa mencukupi kebutuhan keluarga mereka,” ujarnya.

Karolin berkomitmen, akan mengembangkan sektor Usaha kecil Menengah (UKM) di Kalbar, apalagi jika yang dikembangkan adalah sumber daya lokal Kalbar.

“Apabila dipercaya masyarakat untuk memimpin Kalbar, potensi sumber daya lokal merupakan prioritas utama yang akan dikembangkan saya dengan Pak Gidot,” tuturnya.

Hasiah, seorang Ibu rumah tangga yang bekerja di rumah produksi itu, menuturkan, Ia menjadi pekerja disini, karena untuk membantu suaminya, yang bekerja sebagai nelayan.

“Suami saya pendapatannya tidak menentu dan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, makanya saya turut membantu dengan bekerja disini,” ujarnya.

Ia mengaku sudah bekerja selama setahun lebih di rumah produksi itu, dan kehadiran Karolin ditempat kerjanya membawa berkah tersendiri, karena diharapkannya, apabila terpilih nanti, Karolin dapat memperjuangkan nasib masyarakat, dengan membuka lapangan pekerjaan di Kalbar.

“Saya meminta pemerintah untuk memberikan bantuan kepada warga disini, terutama dengan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya. (Dod)