Pengedar Narkoba di Pasir Panjang Dibekuk Polisi

oleh
IPR yang mengedarkan narkoba di taman pasir panjang saat diamankan di Mapolres Singkawang. Foto : Mizar

SINGKAWANG – Jajaran Polres Singkawang tak henti-hentinya memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Hal ini terbukti kembali saat satuan narkoba Polres Singkawang beserta tim Intelmob Den B Plopor Singkawang kembali mengungkap sindikat peredaran narkoba, dengan mengamankan seorang tersangka berinisial IPR, Selasa (20/03/18) sekitar pukul 14.30 Wib di Jalan Pasir Panjang, Kelurahan Sedau.

Kasat Narkoba Polres Singkawang, Iptu Iwan Gunawan mengatakan, tertangkapnya pengedar narkoba ini, berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa di tempat wisata taman Pasir Panjang sering diLakukan transaksi narkoba.

“Dari laporan tersebut. Kita bersama tim Intelmob Den B Plopor melakukan penyelidikan dan pengintaian, serta melakukan penggeledahan terhadap tersangka IPR,” ungkapnya.

Dari penggeledahan awal, pihaknya menemukan barang bukti 3 buah kantong klip plastik yang diduga berisi sabu  dengan berat kurang lebih 1 gram, 3 buah kantong klip plastik diduga narkotika jenis sabu, dan 3 buah  kantong klip plastik berisi sabu kurang lebih 1/4 gram.

“Kita juga mendapati 3 buah kantong klip plastik yang di duga narkotika jenis sabu paketan Rp 150.000, 10 kantong klip plastik yang diduga Narkotika jenis sabu paketan Rp 100.000, 1 buah kantong kain warna hitam. 1 unit hp NOKIA warna putih, serta uang tunai Rp 330.000, yang diduga hasil dari penjualan sabu,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Dia, usai mengamankan tersangka dan melakukan penggeledahan terhadap tersangka. Pihaknya juga melakukan pengembangan di lokasi lain yaitu disebuah pos yang ada di salah satu tempat wisata taman Pasir Panjang yang sudah tak digunakan.

“Dari penggeledahan yang kita lakukan di pos penjagaan. Kita temukan barang bukti, satu buah pipet plastik, dua buah timbangan /skill, satu buah kotak hitam merk OPPO. Satu buah tas slempang warna bungkus tiga bungkus kantong klip plastik untuk paketan sabu,” ujarnya.

Hingga kini tersangka IPR, beserta barang bukti masih diamankan di Mapolres Singkawang, guna mempertanggung jawabkan perbuatanya.

“Akibat perbuatannya tersangka akan kita kenakakan pasal 114 ayat ( 2 ), dan atau Pasal 112 ayat (2).  UU NO 35/2009 Tentang narkotika. Dengan ancaman penjara minimal 5 tahun penjara,” tegasnya.(mizar)