KPU Kalbar Gelar Sosialisasi Syarat Dukungan Calon DPD RI

oleh
Sosialisasi Bakal Calon DPD RI Dapil Kalbar 2019 Harus Memiliki 2.000 Syarat Dukungan di KPU Kalbar. Foto : Joni

PONTIANAK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalbar, Jumat (16/03/18) melakukan sosialisasi terkait pencalonan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilihan Umum tahun 2019.

“Ini adalah sosialisasi awal yang kami sampaikan kepada bakal calon atau masyarakat Kalbar yang berkeinginan menjadi peserta pemilu dari jalur perseorangan calon anggota DPD RI dapil Kalbar,” ungkap Ketua KPU Provinsi Kalbar Umi Ridiyawaty.

Lanjutnya, persyaratan dukungan calon anggota DPD RI dapil Kalbar harus memiliki jumlah sebaran dukungan minimal tujuh kabupaten dan kota yang ada di kalbar.

“Jumlah penduduk di kalbar sebanyak 5,3 juta lebih berarti bakal calon DPD harus mengantungi suara minimal sebanyak  2.000 pemilih sebagai syarat yang harus dipenuhi oleh bakal calon,” ujarnya.

Adapun tahapan pendaftaran untuk bakal calon DPD RI dapil Kalbar, KPU berencana dimulai pada bulan Juli mendatang.

“Untuk pendaftaran calon dimulai tanggal 9 Juli sampai 11 Juli 2018 sedangkan verifikasi administrasi syarat calon 12 Juli sampai 18 Juli 2018,” kata Umi.

Sementara itu, Andreas Acui Simanjaya satu diantara bakal calon yang mendaftar mengungkapkan, dirinya hanya mempertanyakan syarat dukungan yang mana saat ini permasalahan KTP elektronik yang masih problem di tengah masyarakat.

“Saya pikirkan syarat dukungan itu tenggang waktu KTP elektronik, Karena ada beberapa KTP elektronik yang sudah mati tanggal waktunya apakah ini menjadi permasalahan di kemudian hari oleh pihak KPU. Nah ini harus dijelaskan oleh KPU kalbar,” ungkap Acui.

Selain itu juga, dirinya mempertanyakan ke KPU terkait dukungan ganda hal itu bisa terjadi untuk menjegal bakal calon yang ingin maju dalam pemilu.

“Seharusnya dukungan ganda sanksi bukan hanya terhadap bakal calon DPD dan seharusnya KPU memberikan sanksi kepada pemberi KTP itu. Jadi pengaturan sanksi harus diperjelas dari KPU,” tegasnya. (jon)