Inilah Kisah Tragis Kematian Julius Caesar Sang Diktator Romawi

oleh

ROMA – Julius Caesar adalah figur militer dan politik Roma pada abad 1 Sebelum Masehi. Ia adalah seorang pemimpin militer yang sukses dan memiliki banyak kesuksesan ketika memulai perang sipil di republik Roma.

Setelah itu, ia memproklamirkan dirinya sebagai diktator. Namun, beberapa senator di Roma tidak suka dengan apa yang Caesar sudah lakukan dan merencanakan pembunuhan di Ides of March. Ketika berjalan melewati Teater Pompey, Caesar dihentikan oleh sekelompok senator untuk membaca catatan keuangan palsu yang diduga berisi tentang pemberian kekuasan kembali kepada senat.

Setelah itu Caesar ditusuk. Menurut catatan sejarah, disitu hadir 60 senator. Setelah Caesar ditusuk, ia pun berusaha lari namun terjatuh dan ditusuk kembali di tanah berkali-kali. Ia menderita 23 luka tusukan. Kematiannya mengakhiri Republik Roma dan memunculkan kerajaan Roma. Pada waktu meninggal, Caesar berusia 57 tahun.

Pembunuhan Julius Caesar merupakan hasil konspirasi sekelompok Senator Romawi, dipimpin oleh Gaius Cassius Longinus dan Marcus Junius Brutus, yang ingin menjatuhkan Julius Caesar, yang dalam perang saudara naik dari jenderal militer ke penguasa politik ulung di Republik Romawi. Para konspirator itu membunuh Caesar pada Idus Martias (15 Maret) 44 SM, yang kemudian menimbulkan perang saudara lain dan akhirnya Oktavianus, cucu kakaknya, naik sebagai Kaisar Romawi. (1001 Kisah)