Mesin Sewa 2 MW Milik PLN Sanggau Terendam Banjir

oleh
Tingginya Curah Hujan Menyebabkan PLTD Semboja Terendam Banjir. Foto : Indra

SANGGAU – Curah hujan yang cukup tinggi pada Minggu (04/03/18) malam kemarin menyebabkan lokasi mesin pembangkit listrik PLTD Semboja milik PT. PLN (Persero) Cabang Sanggau yang terletak di Semboja, Kelurahan Bunut tergenang banjir.

Akibatnya, mesin sewa berkapasitas 2 MW itu terpaksa dihentikan operasionalnya oleh PLN. Namun, PLN memastikan penghentian operasional mesin sama sekali tidak mengganggu sistem kelistrikan di Sanggau.

“Akibat banjir itu kita terpaksa menghentikan aliran masuk dan aliran ke luar dari mesin tersebut untuk menghindari hal – hal yang tidak kita inginkan,” kata Humas PLN Cabang Sanggau, Hendra menanggapi banjir di area PLTD Semboja, Senin (05/03/18).

Hendra membantah bahwa kejadian pemadaman yang terjadi Minggu (04/03/218) malam  kemarin, disebabkan karena banjir yang merendam PLTD, namun lebih disebabkan karena cuaca yang buruk.

“Kami tegaskan pemadaman tadi malam itu bukan karena banjir, murni karena cuaca,” pungkasnya.

Disiunggung penyebab banjir, Hendra menyebut disebabkan karena debit air yang melewati gorong-gorong (yang berada tidak jauh dari PLTD) tersebut tidak sebanding dengan kondisi gorong-gorong.

“Jadi, proses ngalirnya air itu jadi terhambat karena memang debit airnya lebih besar,” pungkasnya.

PLN mengaku tidak bisa mengantisipasi agar kejadian tersebut tidak terulang saat ditanya awak media, karena pihaknya tidak memiliki wewenang untuk itu.

“Karena ini menyangkut gorong – gorong, bukan kewenangan kami untuk itu, dan kami tidak boleh terlalu jauh mencampuri urusan itu,” terangnya.

Namun, Hendra berharap ada perbaikan gorong-gorong oleh Pemerintah Daerah.

“Kami mengantisipasi dari sisi kami saja dulu, kalau perbaikan gorong-gorong itu kewenangan Pemerintah Daerah,” ujarnya. (indra)