Hukum Paling Gila di Dunia Ini, Hanya Ada di Korea Utara

oleh

PYONG YANG – Negara Korea Utara terkenal dengan aturan ketat dan hukuman yang sadis dan kejam ala diktator. Berikut beberapa aturan dan hukuman yang berlaku di sana yang pastinya bikin kamu merinding.

1. Hukuman Tiga Generasi

Salah satu penyebab kenapa penduduk Korea tidak ingin melakukan kejahatan atau melanggar aturan adalah ini. Di Korea Utara, hukuman tidak hanya berlaku bagi si pelaku, namun juga orang tua, nenek bahkan anak.

2. Izin Tinggal di Ibu Kota Negara

Di Indonesia, setiap penduduk dibebaskan untuk menetap di mana. Namun tidak halnya dengan di Korea Utara. Bagi mereka yang ingin tinggal di Ibu Kota negara itu, mereka harus mengantongi surat izin dulu. Mereka akan dinyatakan lolos apabila telah memenuhi syarat yang sebagai berikut, memiliki penghasilan besar, pendidikan tinggi serta kegunaan kamu bagi Ibu Kota.

3. Hanya Segelintir Orang yang Bisa Gunakan Internet

Ini sudah menjadi problema yang harus diterima oleh para penduduk Korea Utara. Mereka mau tidak mau menjadi orang yang ‘buta’ akan internet, karena adanya aturan dari Kim Jong Un. Internet sendiri hanya boleh diakses oleh mereka yang memiliki profesi berhubungan dengan komputer. Itu pun hanya 28 website propaganda buatan pemerintah atau situs makanan yang boleh diakses.

4. Hanya Orang Tertentu yang Dapat Berkendara

Tak seperti di Indonesia yang membebaskan masyarakat untuk berkendara, dengan catatan harus mengantongi surat izin mengemudi (SIM). Di Korea Utara, hanya kaum laki-laki sajalah yang boleh mengemudi. Itulah kenapa jalanan di kota selalu sepi dari kendaraan.

5. Tak Boleh Membuat Panggilan Internasional

Telepon menjadi hal yang mewah di Korea Utara. Hanya pejabat dan orang kaya saja yang bisa menggunakannya. Meski demikian, hal ini juga ada aturannya. Dimana tidak boleh melakukan panggilan internasional. Jadi hanya sebatas lokal saja, dan apabila kamu melanggarnya maka hukuman mati siap menanti

6. Tidak Boleh Tidur Saat Pertemuan

Jangan pernah mencoba untuk tertidur saat pertemuan berlangsung. Karena jika terjadi, maka hidup akan hancur. Seperti yang dialami oleh Menteri Pertahanan, Hyon Yong Chol. Dirinya dieksekusi dengan cara yang sangat brutal. Parahnya lagi, hukuman ini juga dijatuhi pada 3 generasinya. (1001)