Tangan Suami Nyaris Putus Dibacok Istri

oleh
Ilustrasi - Pembacokan

MUARA TEWEH – Peristiwa naas yang terjadi pada Rabu (21/02/18) dimana seorang istri tega menebas lengan sebelah kanan suaminya hinga mengakibatkan luka parah. Peristiwa ini terjadi di Desa Lampeong II, Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barito Utara.

Kasat Reskrim Polres Barut, AKP Wiwin Junianto Supriadi. SIK, Jumat (23/02/18) mengatakan, korban penganiayaan atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah Paulus Togon (52),  salah seorang petani. Sedangkan pelaku pembacokan adalah HT (50), yang merupakan istri korban sendiri.

“Persitiwa itu terjadi pada 21 Februari 2018, sekira jam 10.00 Wib, di dalam gubuk di kebun di Desa Lampeong II,” ungkapnya.

Pada saat pelapor datang bersama Alekou (saksi), tiba – tiba pelaku langsung marah menyabetkan satu buah golok ke arah kaki korban sebanyak 3 kali, akan tetapi terbasan tersebut tidak mengena lantaran korban sempat menghindar.

Kemudian Terlapor menyabetkan kembali goloknya ke arah kepala pelapor sebanyak 2 kali, dan ditangkis dengan menggunakan tangan kosong sebelah kanan, sehingga mengakibatkan korban  mengalami luka robek di bagian tangan dan di pangkal tangan sebelah kanan.

“Barang bukti  yang berhasil diamankan adalah satu buah golok dengan panjang kurang lebih 50 centimeter, yang terbuat dari besi dengan gagang terbuat dari kayu. Kemudian satu buah kaos lengan pendek warna hitam,” tuturnya.

Adapun tindakan kepolisian yang dilakukan diantaranya, menerima pengaduan, visum korban, membuat LP Model B, mencatat saksi – saksi/ BAP, mendatangi TKP, mengamankan tersangka, mengamankan barang bukti dan melaporkan kepada Pimpinan.

“Untuk saat ini tersangka belum dilakukan penahanan, dan hanya wajib lapor. Sedangkan barang bukti surat pernikahan masih ada di Kejaksaan, karena sebelumnya pernah berperkara yang sama, akan tetapi sebaliknya pelapor adalah sebagai terlapor sedangkan terlapor sebagai pelapor,” pungkasnya. (bani)