Polda Kalbar Gelar Apel Operasi Liong Kapuas, 950 Personil Gabungan Siap Amankan Imlek dan Cap Go Meh 2018

oleh
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono memeriksa pasukan saat apel gelar pasukan Operasi Liong Kapuas 2018 di depan taman Alun-Alun Kapuas, Pontianak, Kamis (15/02/18). Foto : Istimewah

PONTIANAK – Dalam rangka pengamanan perayaan Imlek dan Cap Go Meh, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Liong Kapuas 2018, di depan taman Alun-alun Kapuas, Jalan Rahadi Usman, Pontianak, Kamis (15/02/18) pagi.

Apel Gelar Pasukan Operasi Liong Kapuas 2018 dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, dan diikuti ratusan personil pasukan gabungan dari Polri, TNI dan pemerintah setempat.

Tampak hadir dalam apel ini,
Hadir dalam upacara gelar pasukan Komandan Lantamal XII Brigjen TNI Mar Endi Supardi, Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Sulaiman Agusto, ‎ Wadapom Kodam XII Tpr Letkol Cpm Joni Pelupesi, Dansatpom Lanud Supadio Letkol Pom Hary Muhamad Ambon, Pj. Gubernur Provinsi Kalbar Dody Riyadmaji, Perwakilan dari PRD Provinsi Kalbar Hj. Suma Jenny Heryanti , Kajati Kalbar Sugiono SH, Pj. Wali Kota Pontianak Mahmudah.

Dalam pidatonya, Irjen Pol Didi Haryono mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, yang turut membantu Polri untuk menjaga keamanan sehingga operasi liong dan Pilkada akan berlangsung dalam situasi yang kondusif.

“Terima kasih ke masyarakat kalbar karena telah berpartisipasi untuk menjaga situasi keamanan yang kondusif,” ujarnya.

Menurut Didi, operasi Liong Kapuas 2018 tersebut akan dilaksanakan lebih kurang selama 17 hari, yang dimulai sejak tanggal 15 Februari, sampai tanggal 03 Maret 2018, yang melibatkan lebih kurang 950 personel Polri gabungan Polda dan Polres yang dibantu oleh unsur-unsur TNI dan pemerintah daerah setempat.

“Pelaksanaan operasi liong akan berlangsung dari 15 Februari-03 Maret 2018, dan melibatkan kurang lebih 950 personil pasukan,” ujarnya.

Daerah operasi liong itu meliputi wilayah hukum Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas, yang di back up oleh Satgas Polda Kalbar.

Sementara itu tujuan dari dilaksanakannya operasi liong ini, adalah untuk menunjukkan bahwa pihaknya siap untuk mengawal, menjaga dan mengiringi jalannya pelaksanaan hari raya Imlek dan Cap Go Meh tahun 2018, sekaligus untuk melakukan pengecekan, cross cek dan final cek terhadap segala aspek kesiapan operasi, baik dari sisi personel, anggaran, sarana prasarana, serta metode operasi yang akan diterapkan dalam pengamanan perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

“Apel ini juga ditujukan untuk memberikan keyakinan yang memadai kepada masyarakat bahwa jajaran TNI, Polri dan warga masyarakat di Kalimantan Barat, serta pemerintah daerah, telah siap untuk mengamankan perayaan Imlek dan Cap Go Meh ini,” ujarnya.

Operasi Liong Kapuas 2018 tersebut
pun bersifat terbuka, yang didukung dengan pengamanan yang bersifat tertutup.

Didi menambahkan, sasaran tempat yang akan diamankan, yaitu tempat-tempat perbelanjaan seperti Mall, pasar-pasar, pusat keramaian, tempat ibadah, terminal, pelabuhan laut, tempat rekreasi, pemukiman penduduk, serta gudang-gudang logistik masyarakat dan objek vital lainnya.

Sementara kegiatan yang harus diamankan meliputi ibadah imlek dan Cap Go Meh di Vihara dan Klenteng, parade lentera, parade tatung, kegiatan arus mudik dan balik, serta aktivitas rutin masyarakat lainnya.

Pembukaan seremonial perayaan tersebut, disampaikannya akan dipusatkan di Stadion Kridasana Kota Singkawang, yang akan dihadiri PJ Gubernur Kalbar dan pejabat provinsi lainnya.

Didi juga menghimbau peserta apel untuk dapat mengenali setiap potensi kerawanan yang ada, seperti potensi konflik yang bersumber dari pandangan intoleran dan kejahatan konvensional, seperti kejahatan street crime, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Kepada seluruh peserta apel, agar senantiasa mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul, terlebih perayaan Cap Go Meh dan imlek kali ini juga bertepatan dengan agenda Politik nasional, yaitu pilkada serentak,” ujarnya. (Tim)