Rakor Persiapan Pengamanan Pilkada 2018

oleh

PONTIANAK – Rapat koordinasi Pilkada serentak 2018 dan Bimtek simulasi Sispam Kota se indonesia Senin (5/2) dipusatkan di Kota Pontianak.

Dalam kegiatan rakor tersebut, dihadiri oleh PJU Mabes Polri,  Karo ops, Dirintelkam, Dir Sabhara, Kasat Brimob se Indonesia dan Kapolda se Kalimantan.

AsOps Panglima TNI bersama Pangdam dan Danrem se Kalimantan, KPU dan Bawaslu RI, serta Forkopinda, KPU dan Bawaslu Kalbar.

Rapat Kerja ini kata Ruhermansyah Ketua Bawaslu Kalbar, terkait dengan koordinasi pemetaan kerawanan wilayah.

“Serta pelaksanaan operasi cipta kondisi yang dilakukan oleh Kapolri bersama seluruh stake holder yang ada,” ujarnya usai rakor.

Lanjut dia, pihaknya menyampaikan imputan terkait potensi potensi kerawanan yang sifatnya Nasional.

“Dalam indeks kerawanan Pilkada di Bawaslu RI, Kalbar adalah urutan ketiga namun menurut Polri, Kalbar sudah menempati urutan pertama,” paparnya.

Peran Bawaslu kata Ruhermansyah, adalah mensinergisitaskan dengan pihak keamanan yakni, melakukan koordinasi terhadap wilayah yang dipetakan rawan konflik maupun rawan pelanggaran.

Dalam hal ini ungkap dia, pihaknya menyiapkan jajarannya untuk tidak melakukan hal hal yang bersifat membuat konflik baru. Berintegritas profesional dan memiliki kepastian hukum.

“Kami juga tidak berpihak dan merangkul semua peserta pemilu atau calon dalam pencegahan pencegahan pelanggaran dalam pemilu,” pungkasnya. (jon)