Ini Keuntungan Gunakan Listrik Pintar

oleh

SAMBAS – Program listrik Pintar merupakan program yang menguntungkan. Hal ini di sampaikan ketua DPRD Kabupaten Sambas, Arifidiar, usai mengganti listrik Pintar di rumahnya.

Arifidiar mengatakan, program yang dicanangkanĀ  PT. PLN (Persero) Wilayah Kalbar ini memang dirasakan banyak menguntungkan bagi masyarakat.

“Saya sudah beralih ke listrik pintar, karena menurut saya program ini memang sangat menguntungkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu dirinya berharap masyarakat Kabupaten Sambas agar dapar beralih ke listrik pintar. Karena program ini banyak keuntungan bagi masyarakat.

“Saya mengajak masyarakat Sambas untuk beralih ke listrik pintar agar semakin pintar dalam mengatur pemakaian listrik dan pintar untuk memperoleh keuntungan dari listrik pintar. Yaitu bebas dari biaya beban bebas dari kesalahan catat meter bebas dalam dari petugas pemutusan,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan, untuk pembelian juga lebih mudah didapat, diantaranya bisa dibeli melalui PPOB atau di swalayan. Hal ini yang membuat dirinya beralih ke listrik pintar.

Sementara Manajer PLN Rayon Sambas, Yandrison didampingi Spv Transaksi Energi, Muhammad Tahyat saat melakukan penggantian listrik pintar di kediaman Ketua DPRD Kabupaten Sambas mengatakan, saat ini jumlah total pelanggan mencapai 60.468 pelanggan. Dimana 16.851 pelanggan diantaranya menggunakan listrik pintar.

Sementara pelanggan yang menggunakan listrik pascabayar yang akan segera diganti ke listrik pintar sebanyak 43.617 pelanggan.

“Jumlah pengguna listrik pintar terus meningkat dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Menurut dia, makin tingginya pengguna listrik pra bayar menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan keuntungan-keuntungan yang diperoleh.

“Pemakaian listrik pintar/listrik pra bayar terbebas dari kesalahan pembacaan meter dan denda biaya keterlambatan jika terlambat mengisi. Jika menggunakan listrik pintar pulsa habis dan tidak segera diisi, maka otomatis listrik tidak menyala tetapi tidak dikenakan denda biaya keterlambatan seperti halnya listrik konvensional,” imbuhnya.

Dia menambahkan keuntungan lainnya yakni tidak ada biaya abonemen dan terbebas dari uang jaminan langganan.

“Jumlah token listrik yang terisi pun tak terbatas waktu, dan tidak pernah kedaluwarsa. Untuk itu kami mengajak masyarakat kabupaten sambas ikut mendukung program PLN untuk berganti ke listrik pintar,” katanya. (mizar)