Polsek Mediasi Perkelahian Antar Tetangga di Entikong

oleh

SANGGAU – Setelah sempat memanas, kasus perkelahian antar Desi dan Aleh dengan Marta yang terjadi pada, Selasa (30/01/18) di Dusun Merau, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Penyelesaian tersebut diinisiasi oleh Polsek Entikong pada Kamis (01/02/18).

“Ya, sudah kita mediasi di Aula Mapolsek Entikong,” kata Waka Polsek Entikong, Iptu Eeng Suwenda kepada wartawan, Kamis (01/02/18) usai pertemuan.

Kepada wartawan, Waka Polsek menerangkan kronologis perkelahian tersebut. Bermula pada tanggal 30 Januari 2018 sekira pukul 16.00 Wib, Marta pergi kerumah Buley untuk mengantar beras dan minuman. Ketika perjalanan pulang, Marta bertemu Desi dan Aleh. Kemudian, mereka menabrak bahu Marta.

“Tiba – tiba Desi memukul Marta mengunakan tangan sehingga mengenai kepala bagian belakang Marta. Selain itu  Desi juga memukul Marta mengunakan botol kaca, sehingga mengenai bibir Marta. Kemudian,  Aleh memukul Marta sebanyak dua kali dan meyiramkan air tuak kebadan Marta,” bebernya.

Dari perkelahian inilah, keluarga kedua belah pihak yakni antara keluarga Alai dengan Nenggolan ikut terlibat.

Agar kamtibmas di wilayah hukum Entikong tetap aman dan kondusif, pada  01 Februari 2018 sekitar pukul 11.00 Wib, Polsek Entikong menggelar mediasi antara kedua belah pihak di Polsek Entikong antara keluarga Alai dari pihak Desi dan Ahei dengan keluarga Nenggolan yang mewakili pihak Marta di Polsek Entikong di Jalan lintas Malindo, Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau.

“Yang hadir dalam kegiatan mediasi yaitu saya sendiri yang juga adalah Waka Polsek Entikong, Bhabinkamtibmas Entikong, Bripka M. Tholkah, keluarga kedua belah pihak beserta Kadus dan tokoh adat berjumlah,” tuturnya.

Kedua belah pihak, lanjutnya, membuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut, baik kepada Marta maupun kepada orang lain. Penyelesaian inipun diselesaikan secara hukum adat yang berlaku dan apabila ada dari salah satu pihak mengingkari isi dari surat pernyataan terrsebut maka akan langsung di prooses secara hukum yang berlaku.

“Sekira pukul 12.40 Wib mediasi telah selesai dilaksanakan dan dilanjuti dengan membuat surat pernyataan dari kedua belah pihak,” tuturnya. (indra)