Kukuhkan IKBM Meliau, Bupati Harap Kebhinekaan di Meliau Terjaga

oleh

SANGGAU – Bupati Sanggau, Paolus Hadi didampingi Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot serta Wakil Ketua DPRD Sanggau, Fransiskus Ason menghadiri acara pengukuhan Pengurus Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) dan Laskar Pemuda Madura (LPM) Kecamatan Meliau periode 2018-2023 di Gedung Serba Guna Meliau, Minggu (28/01/18) pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengapresiasi atas dilaksanakannya pengukuhan pengurus IKBM dan LPM Meliau.  Dia berharap hidup kebhinekaan di Kabupaten Sanggau khususnya di Meliau akan tetap terjaga sehingga suasana aman dan damai dapat diwujudkan secara bersam-sama.

“Saya bangga sekali bisa menggunakan pakaian adat Madura ini. Dulu saya selalu tanya dan protes IKBM, mana orang Madura di Sanggau. Sekarang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri di Meliau ini,” kata PH, sapaan akrabnya.

“Kita harus berani menyatakan siapa jati diri kita. Orang Madura bukan pendatang haram tapi anak bangsa. Tak boleh dihambat dalam mengembangkan budayanya. Kita memang punya masa lalu yang kelam. Sekarang jangan lagi. Hilangkan semua. Kita dukung bersama-sama warga Madura yang hidup bersama-sama kita di sini,” kata orang nomor satu di Sanggau itu.

Sementara Ketua IKBM Meliau, Muniri menyebutkan, pengukuhan tersebut bukan sekedar seremoni karena pengukuhan ini sebagai sejarah masyarakat Madura di Kecamatan Meliau sebagai wujud nyata adanya kebhinekaan.

“Menjalankan organisasi tidak mudah dan harus proaktif.  Harus selalu siap bersinergi di internal maupun ekaternal. Kami sadar terlahir sebagai manusia yang berbeda. Dari perbedaan inilah kekuatan hadir untuk membangun kekuatan bangsa dan negara,” tegasnya.

Ketua IKBM Sanggau,  M. Khalil menyampaikan terima kasih kepada IKBM Meliau yang telah membentuknya di kecamatan. Ini silaturahmi untuk kebersamaan di Bumi Daranante yang tercinta.

“Tujuan kita saling menghormati dan menghargai. Mari kita pererat kebersamaan dan memperkuat keutuhan. Jangan buat isu perpecahan. Kita harus jaga suasana kebersamaan dan pesta demokrasi yang sudah di depan mata dengan aman dan damai,” ujarnya.

“Jaga anak-anak kita jangan sampai terlibat dengan narkoba.  Kalau generasi muda rusak siapa yang akan menggantikan yang tua-tua. Kemudian, jalin silaturahmi antar ormas, sama-sama menjaga agar pemilu nanti tetap aman, damai dan lancar,” harapnya.

Ketua IKBM Kalimantan Barat, Sukiryanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Bupati dan Wabup Sanggau serta Wakil Ketua DPRD Sanggau merupakan sejarah di Meliau bahkan Kalbar.

“Kami merasa bangga atas kehadiran bupati, wabup dan wakil ketua DPRD. Semua hadir di sini. Ini luar biasa. Ini artinya kami (orang Madura) diperhatikan oleh pemerintah daerah,” katanya.

Dia mengingatkan, bahwa IKBM bukan organisasi politik melainkan organisasi sosial kemasyarakatan sehingga bisa saling bersilaturahmi baik internal dan eksternal dengan organisasi kesukuan lainnya yang ada di Kalbar.

“Pertikaian harus di hapus. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Kita harus junjung tinggi kearifan lokal daerah ini,” tegasnya. (indra)