Pilkada, ASN di Sanggau Diminta Netral

oleh

SANGGAU – Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Al Leysandri mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitasnya dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Menurut Sekda, Pilkada merupakan sebuah proses ajang kompetisi yang diatur dalam undang-undang, diatur melalui adminstrasi ketentuan.

“Saya berharap agar pemilu nanti berlansung demokrasi dan baik, dan ASN wajib netral,” tegas Sekda, Rabu (10/01/18).

Dikatakan Sekda, ASN harus punya integritas, netralitas, profesiaonal, bebas dari KKN dan tidak berapiliasi dengan calon di Pilkada.

“Mudah-mudahan kita bisa wujudkan ini semua. Oleh karenanya saya sering ingatkan kepada seluruh ASN untuk menjaga netralitasnya,,” harapnya.

Sekda juga mengingatkan ASN bijak dalam menggunakan media sosial, tidak boleh terkesan berpihak kepada salah satu calon.

“ASN harus memposisikan diri dengan tepat, tidak boleh berpihak,” ujar dia.

Tambah Sekda, sebagai Aparatur Negara harus juga harus bisa memberikan pencerahan kepada warga masyarakat agar senantiasa menjaga dan memelihara keharmonisan dalam kehidupan sosial yang kondusif selama ini.

“Disini lah peran dan fungsi seorang Aparatur Negara dalam pesta demokrasi sesungguhnya,” terang Sekda.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Sanggau, Yulianto. Ditemui  wartawan, politisi Hanura itu mengingatkan bahwa pesta demokrasi ini milik masyarakat Sanggau dan mesti di jaga secara bersama-sama agar berjalan aman dan lancar serta damai. Inilah demokrasi yang ada dalam dunia politik tanah air saat ini.

“Netralitas ASN sangat penting karena akan menjadi contoh di masyarakat. Demokrasi ini mesti di kawal bersama-sama agar pembangunan Kabupaten Sanggau tetap dapat berjalan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan,” jelasnya, Rabu (10/01/18).

Peran serta ASN ini sangat penting. Karena, mereka adalah orang-orang terpelajar dan terdidik dengan baik sehingga sudah sewajarnya bersikap dengan benar dan tidak melanggar aturan dan norma-norma. Dalam konteks pemilihan mereka sudah selayaknya profesional dalam menjalankan tugas negara.

“Hal semacam ini yang menurut saya penting. Sikap netralitas dan profesional harus di kedepankan meskipun misalnya ada pasangan petahana,” tegasnya.

Untuk pengamanan, Yulianto berharap hadirnya aparat seperti TNI dan Polri akan sangat menguntungkan dalam upaya menciptakan kondisi aman di Kabupaten Sanggau selama berlangsungnya Pemilihan 2018 Bupati dan Wakil Bupati Sanggau maupun paska itu.

Terdapat dua pasangan bakal calon yang mencuat sebagai peserta di Pilkada Kabupaten Sanggau tahun 2018. Ke dua pasangan tersebut masing-masing adalah pasangan bakal calon petaha Paolus Hadi – Yohanes Ontot dan pasangan Yansen Akun Effendy – Fransiskus Ason. (indra)