Pasangan Harry Daya – Yandi Lolos Verifikasi KPU Kota Pontianak

oleh

PONTIANAK – Bakal calon Wali Kota Pontianak dan Wakil Wali Kota Pontianak periode 2018-2023 Harry Daya dan Yandi, Rabu (10/01/18) siang bersama tim dan simpatisan mendatangi Kapuas Palace untuk mendaftar ke KPU Kota Pontianak.

Jargon yang diusung “Muda, Bersih, Bijaksana, Bersatu Membangun Kota.

Berkas pendaftaran bakal pasangan walikota dan wakil walikota Pontianak tersebut, diserahkan oleh Ketua DPC PPP Pontianak yang juga merupakan ketua tim pemenangan, Herman Hofi dan diterima langsung oleh Ketua KPU Kota Pontianak, Sujadi bersama jajarannya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim KPU, berkas pendaftaran dinyatakan sah oleh KPU Kota Pontianak.

Selanjutnya syarat yang harus dipenuhi, yaitu pasangan calon wajib melaksanakan berbagai pemeriksaan kesehatan diantaranya tes kesehatan jasmani dan tes narkoba.

Seusai penyerahan dan dinyatakan diterimanya berkas pencalonan oleh KPU Kota Pontianak, Calon Wali kota Pontianak Harry Daya menyampaikan alhamdulilah dan ucapan terimakasihnya kepada seluruh tim koalisi, tim pemenangan dan simpatisan yang telah mendukung.

Selain itu tak lupa diucapkannya terimakasih atas doa dan restu dari orangtua dan doa dari seluruh sahabat dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Harry turut menyampaikan visinya untuk membangun Pontianak sebagai kota wisata air untuk memicu pertumbuhan roda ekonomi baru bagi masyarakat.

Selain itu terkait visi dan misi dibidang kesehatan, dirinya bersama Yandi akan lebih fokus ke sistem program pencegahan terhadap makanan-makanan yang akan masuk ke mulut. Karena hal itu menurutnya merupakan kunci dari sumber penyakit.

Program tersebut akan lebih difokuskan terhadap pemeriksaan produk-produk yang beredar sehingga apapun makanan yang akan dikonsumsi, terutama bagi anak-anak akan lebih higienis.

Berikutnya juga dia berjanji akan menyelesaikan keluhan-keluhan terkait BPJS yang ada di masyarakat, terutama bagi masyarakat tidak mampu.

Sementara terkait pemerintahan yang bersih, Harry mengatakan komitmen akan dimulai dari dirinya dan juga wakilnya Yandi.

“Artinya, kami tidak boleh bersinggungan hal-hal yang menyangkut korupsi,” ujarnya.

Selain dirinya dan Yandi, tentu komitmen tersebut juga harus dimiliki oleh limgkungan pemerintahan yang ada. Baik itu pejabat maupun pegawai yang tidak boleh menerima fee dalam bentuk apapun yang merugikan pembangunan.

“Karena itu berdampak pada pembangunan, hasil pembangunan menjadi tidak baik, karena berbagi-bagi sehingga apa yang dilaksanakan tidak sesuai dengan aturan,” paparnya.

Menyangkut ketiga bakal calon walikota dan wakil walikota Pontianak lainnya, Harry mengatakan bahwa mereka juga merupakan saudaranya yang dalam hal ini dia mengajak masyarakat untuk yakin bahwa semua calon yang ada memiliki niatan yang baik untuk membangun Kota Pontianak.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Pontianak yang juga merupakan ketua tim pemenangan, Herman Hofi, terkait strategi pemenangan Harry dan Yandi yang merupakan calon muda untuk meraup dukungan dari pemilih yang sudah berumur, mengatakan bahwa pihaknya cukup optimis bahwa pasangan Harry dan Yandi akan memperoleh suara karena pasangan Harry dan Yandi memiliki energi untuk membangun Kota Pontianak menjadi lebih baik.

“Kami sebagai partai pendukung, dalam hal ini PAN, PPP dan Hanura sangat optimis bahwa masyarakat Kota Pontianak akan memilih pasangan HY ini,” ungkapnya.

Kedua figur tersebut menurutnya memiliki karakter, semangat serta energi, bersih dan visioner. Pasangan Harry dan Yandi dinilainya memiliki visi kedepan untuk membangun Kota Pontianak yang realistis.

Pontianak sebagai ibukota provinsi, kedepan dijelaskannya akan memiliki tantangan yang luar biasa sulit untuk itulah diperlukan pemimpin yang visioner dangan langkah kerja yang jelas dengan program yang konkret sesuai dengan yang disampaikan oleh Harry Daya.

Herman Hofi menyakini bahwa koalisi tiga partai yang mendukung Harry dan Yandi telah bersatu dan sokid, serta memiliki mesin partai hingga ke akar rumput, yang akan bergerak untuk meraih kemenangan. (jon)