Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Barito Utara Bangun SPBU

oleh

MUARA TEWEH – Kelangkaan dan mahalnya bahan bakar untuk tingkat eceran di wilayah Kabupaten Barito Utara, memang sudah lama berlangsung hingga sekarang.

Untuk tingkat eceran preium dijual dengan harga Rp10 ribu perliter. Itu untuk harga dalam kota Muara Teweh belum lagi untuk wilayah Kecamatan di mana letaknya cukup jauh dari ibu kota Kabupaten.

Guna mengatasu masalah tersebutI pemerintah Kabupaten Barito Utara, melalui perusahaan daerah (Perusda) Batara membangun sebuah SPBU Mudolar di Jalan Penderah Ringroad Kelurahan Lanjas Kota Muara Teweh.

Bupati Nadalsyah sendiri yang melakukan peletakan batu pertama pada, Selasa (02/01/18/)

Bupati Nadalsyah mengatakan pembangunan SPBU ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menyejahterakan masyarakatnya melalui transportasi yang terjangkau dan distribusi hasil bumi yang murah.Yang mana termasuk juga didalamnya kebutuhan barang dan jasa.

Hal ini tentunya akan tercapai jika seluruh lapisan masyarakat telah mendapatkan bahan bakar energi baik itu solar, premuim pertalite dan sebagainya. Tentu juga dengan harga yang terjangkau sesuai standar pemerintah.

Salah satu jalan yang ditempuh untuk mewujudkan itu, maka eksekutif dan yudikatif telah sepakat mendorong perusahaan daerah batara membangun untuk mendirikan SPBU. Karenanya pemkab telah menyediakan alokasi anggaran Rp10 miliar. Dana itu melalui Perda penyertaan modal nomor 8 tahun 2015 dan perda perubahan penyertaan modal nomor 6 tahun 2016.

“Selaku kepala daerah berharap pembangunan dapat berjalan dan tidak ada kendala bila sudah beroperasi dapat membantu masyarakat kita dalam memperoleh bahan bakar sesuai harga yang ditetapkan pemerintah,” tandasnya. (Bani)