Ini Pesan Bupati Sanggau Jelang Natal dan Tahun Baru

oleh

SANGGAU – Sekda Sanggau, AL Leysandri pada Selasa (18/12/17) sekitar pukul 09.00 Wib memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral Komunitas Intelijen Daerah (Kominda).

Rakor sebagai persiapan pemerintah daerah menghadapi Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 itu digelar di Lantai I Aula Kantor Bupati Sanggau.

Hadir dalam rakor tersebut,  Kapolres Sanggau, AKPB Rachmat Kurniawan, Pasi Intel Kodim 1204/Sgu, Kapten Inf. Oktafia Andri, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau, Tri Nurhadi, Kepala Kantor Bea Cukai Entikong, P Dwi Jogyastara, Kepala Kemenang Sanggau, M. Taufik, perwakilan PLN, perwakilan Kantor Seksi Logistik (Kansilog), Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sanggau dan para camat se-Kabupaten Sanggau.

Sejumlah isu penting dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral tersebut, mulai dari pengamanan dari kepolisian yang di-backup TNI, sembako, elpiji, BBM, listrik, air bersih, angkutan transportasi serta persoalan strategis lainnya.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi berharap melalui rakor lintas sektoral itu, perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan penuh sukacita dan damai serta aman.

“Saya minta semua pihak bekerjasama untuk menjaga Sanggau yang kita cintai. Mari kita bergandengan tangan untuk menjaga keharmonisan dan keramahan Sanggau saat ini dan seterusnya,” kata Bupati dihubungi wartawan via WhatsApp, Selasa (19/12/17).

Terhadap isu penting lainnya juga dibahas dalam pertemuan itu seperti sembako, elpiji, BBM, air bersih dan listrik, orang nomor satu di Kabupaten Sanggau itu berharap ketersedian aman dan harga bisa dikontrol sehingga tidak memberatkan masyarakat.

“Jangan ada kelangkaan, pantau harga. Dan juga jangan ada yang cari kesempatan dengan melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat, misalnya menjual barang dengan harga semaunya, menjual barang tidak layak konsumsi dan melakukan penimbunan. Jika itu dilakukan, akan ada sanksi,” tulis Bupati tegas

Selain itu, PH, sapaan akrab Paolus Hadi ini juga berpesan agar umat nasrani merayakan Natal secara sederhana, tanpa mengurangi makna Natal yang sesungguhnya.

“Sata titip pesan, rayakan Natal dengan sederhana. Kemudian kalau meninggalkan rumah, dalam keadaaan safety, pintu dikunci, jauhkan bahaya api dan lainnya. Selamat berlibur,” ucap Bupati.

Menurut Bupati, Natal selalu membawa sukacita serta memancarkan cahaya pengharapan.

“Peran serta para pelayan umat dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan suasana damai dan aman. Kita harus memperkuat kehidupan masyarakat yang penuh kerukunan, toleransi dan saling menghargai satu sama lain. Dengan demikian, kita bisa berkontribusi membangun daerah ini menjadi lebih maju dan terdepan. Meletakkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan,” kata Bupati.

Melalui perayaan Natal tahun ini,  PH mengajak umat untuk mampu memperbaharui semangat pengharapan dalam diri masing-masing serta mampu merefleksikan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari dan membangun semangat toleransi kebersamaan antar pemeluk agama yang ada di Kabupaten Sanggau. (indra)