Tekan Harga, Disperindagkop Sanggau Gelar Pasar Murah

oleh

SANGGAU – Mengantisipasi lonjakan harga menjelang perayaan natal tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sanggau bekerja sama dengan Perum Bulog Sanggau menggelar pasar murah di pasar Puja Sera Sanggau, Minggu (17/12/17).

Ditemui wartawan disela – sela menggelar pasar murah, Plt Sekretaris Disperindagkop Dan UKM Sanggau, Nomensen menjelaskan, kegiatan subsidi pasar murah dilakukan di enam kecamatan di kabupaten Sanggau. Diantaranya kecamatan Noyan, kecamatan Toba, kecamatan Balai (Batang Tarang), kecamatan Jangkang dan kecamatan Tayan Hulu.

“Hari ini yang terakhir di kecamatan Kapuas, dilaksanakan dua hari yakni Sabtu dan Minggu. Kita kerjasama dengan Dolog dan beberapa toko, mereka setiap tahun mensuport kita, termasuk dari Kepolisian, TNI,” katanya di temui di Pasar Puja Sera Sanggau.

Nomensen menjelaskan, subsidi pasar murah memang setiap tahun dilaksanakan, sebagai bentuk kepedulian Pemda Sanggau untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang merayakan natal.

Dia menuturkan, kegiatan pasar murah ini juga untuk menekan gejolak harga di pasar. Sehingga masyarakat yang kurang mampu bisa merayakan natal dengan layak.

Ia menambahkan, subsidi pasar murah ini dilaksanakan menghadapi hari raya besar keagamaan, diantaranya hari raya natal dan hari raya idul fitri.

“Dua moment ini yang kita lakukan subsidi pasar murah, menghadapi natal dan lebaran,” pungkasnya.

Nomensen menuturkan, warga yang datang di pasar murah sudah mengantongi kupon yang sudah disebarkan.

“Mekanismenya, kita menyertakan pihak kecamatan, karena mereka yang mendistribusikan kupon-kupon ke desa-desa. Kupon itu nanti di tukar. kalau kita kan tidak tahu mana masyarakat yang berhak menerimanya, makanya kita serahkan kuponya ke kecamatan, ” tuturnya.

Untuk komoditi yang disediakan, diantaranya beras premiun, Rp85 ribu per karung isi 10 kg, minyak goreng fortune Rp 10 ribu per bungkus, tepung terigu Rp6.500 per bungkus, mentega Simas Palma Rp10 ribu per 3 bungkus, gula pasir Rp9 ribu per kilo, telur Rp 39 ribu per krat, Big Cola 3,1 liter Rp14 ribu per botol, Gas LPG Rp16.500 dan daging beku Rp83 ribu per kilo.

“Yang pastinya harga dibawah harga pasaran. Selisih Rp3 ribu sampai Rp5 ribu rupiah,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Gudang Perum Bulog Kabupaten Sanggau, Rama menyampaikan, kegiatan pasar murah dilaksanakan di enam kecamatan di kabupaten Sanggau, terakhir di kecamatan Kapuas.

“Kita sediakan beras, gula dan minyak goreng. Beras kurang lebih 15 ton msing-masing titik 2.5 ton, gula 9 ton masing-masing titik 1.5 ton, minyak 2000 liter. Untuk yang punya kupon dari Disperindagkop,” terangnya. (indra)