Bawaslu Banjarbaru Gelar FGD

oleh

BANJARBARU – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Banjarbaru melaksanakan Fokus Grup Discussion Pengawasan Pemilihan Umum Partisifatif dengan tema Gerakan Masyarakat Sipil Untuk Demokrasi Indonesia di Hotel Novotel Banjarbaru, Kamis (14/12/17).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari 14-15 Desember 2017 dengan melibatkan peserta undangan sebanyak 36 perwakilan dari Polres Banjarbaru, Jaringan Pemuda Antar Iman, Panwascam 5 kecamatan, staf Panwas, Radar Banjar peduli, LSM Benteng Meratus, Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan, Intel, Media, disabilitas dan JPPR.

Diskusi dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Banjarbaru, Ahmad Jajuli, ST dengan 3 orang narasumber diantaranya Komisioner Panwaslu Kota Banjarbaru Normadina S. Hut, Kasat Intelkam Polres Banjarbaru Asep Danu Hidayat, SIK dan Komisioner KPU Divisi Teknis Banjarbaru.

Komisioner Panwaslu Kota Banjarbaru, Normadina S. Hut mengatakan, bahwa dalam kegiatan FGD, Panwaslu berupaya mengajak masyarakat untuk berpartisifasi dengan memberikan informasi seputar pemilu 2019.

“Kegiatan ini merupakan bentuk upaya kita untuk mengajak masyarakat berpartisifasi dan bertukar informasi seputar pemilu dalam menghadapi memilu 2019 nanti. Sehingga dengan adanya partisipatif dari maayarakat, kita berharap dapat membantu melakukan pengawasan dalam bentuk pengaduan atau laporan pelanggaran yang terjadi di lapangan yang dilakukan oleh oknum tertentu, maka dengan itu kita juga melibatkan pihak kepolisian dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Wanita yang akrab di sapa bunda Dina melanjutkan, pengalaman pada pilkada 2014 lalu, dengan bantuan dan partisipasi masyarakat dalam bentuk pengaduan dan laporan, pihaknya menemukan tidak sedikit pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pemilu, seperti pelanggaran administrasi, pidana dan kode etik, bahkan juga panitia menemukan blackcampain upaya menjatuhkan dengan menjelek-jelekan calon walikota.

“Kita juga sempat lakukan investigasi unyuk mengclearkan suasana lapangan agar kembali kondusif, dan alhamdulillah selanjutnya bisa berjalan dengan lancar dan aman,” ungkapnya

Sementara Ketua Bawaslu Kota Banjarbaru menabahkan, untuk mempersiapkan pemilu 2019 mendatang, pihaknya akan membentuk Pojok Pengawasan dan Rumah pengaduan.

“Kita juga akan membentuk Pojok Pengawasan dam Rumah Pengaduan sebagai wadah untuk masyarakat melaporkan aduan atau temuan pelanggaran yang terjadi dilapangan,” tambahnya. (syd)