Kecam Pernyataan Donald Trump, Ini yang Dilakukan Mahasiswa Banjarbaru

oleh

BANJARBARU – Ratusan mahasiswa dan pemuda Banjarbaru melakukan aksi demonstrasi turun ke jalan, Rabu (13/12/17), sebagai bentuk aksi mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trum yang mengklaim Yeressalem sebagai ibu kota Israel.

Aksi yang dilaksanakan di taman Van Der Vijl Banjarbaru dengan menggaungkan orasi pernyataan sikap dan pengumpulan masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Banjarbaru dari beberapa elemen diantaranya HMI, KAMMI, IMM, dan GMNI

Setelah selesai berorasi, masa melanjutkan longmarc menuju balai kota. Setibanya di depan balai walikota, masa yang mengharapkan walikota datang menemui mereka, ternyata selang waktu dua menit walikota sudah beranjak perg. Sehingga masa merasa kecewa karena aspirasi mereka tidak tersampaikan, kepada kepala daerah mereka.

Sudirman masa dari salah satu organisasi yang tergabung dalam aliansi mahasiswa HMI Banjarbaru menyatakan kekecewaannya terhadap sikap walikota yang enggan menemui mereka, padahal massa hanya meminta wali kota untuk menyatakan dukungannya terhadap kemerdekanan saudara muslim Palestina.

“Kita merasa kecewa dengan sikap kepala daerah yang enggan menemui massa, itu berarti sama dengan walikota tidak mendukung kemerdekaan saudara muslim palestin,” ungkapnya.

Setelah beberapa saat mediasi dilakukan, namun masa tetap tidak bisa bertemu dengan walikota dengan alasan walikota ada kegiatan keluar. Namun, masa aksi terus melanjutkan orasinya dan melakukan teaterikal dan pembacaan puisi.

Setelah selesai berorasi, massa melanjutkan longmarc menuju Kantor DPRD Kota Banjarbaru.

Di gedung rakyat ini, masa juga tidak bisa bertemu dengan Ketua DPRD Kota Banjarbaru dengan alasan, ketua mendadak pergi keluar kota lantaran ada keluaga dekat meninggal.

Arif Budiman, dari komisi 1 dan didampingi 3 anggota dewan lainnya, akhirnya turun mewakili ketua dan mendengarkan orasi yang disampai masa.

“Ketua menyampaikan salam untuk masa dan tidak bisa hadir duduk bersama, karena mendadak ada keluarga beliau yang meninggal dan langsung meluncur ke Amuntai, namun ketua mewakilkan kepada kami dan menyatakan dukungan terhadap gerakan aksi yang dilaksanakan hari ini,” ujarnya.

Arif juga melanjutkan bahwa mereka sebagai anggota dewan juga menolak dan mengecam keras pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan Yerussalem sebagai ibu kota Israel.

“Presiden kita, juga sudah mengecam dengan keras sikap Presiden Amerika Serikat. Untuk itu, mari bergerak mendukung kemerdekaan Palestina. Mereka tidak hanya saudara sesama muslim, namun mereka juga pernah mendukung kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.

Setelah selesai masa berbincang dan duduk bersama dengan anggota dewan massa melanjutkan dengan pernyataan sikap dan meminta anggota Dewan menandatangani petisi, sebagai bentuk bahwa DPRD Kota Banjarbaru mendukung gerakan penolakan dan mengecam pernyataan Donald Trump yang menyulutkan kemarahan umat muslim seluruh dunia dan memicu perang yang berkepanjangan. (syd)