Bupati Barito Utara, Buka Pendidikan dan Pelatihan Satlinmas

oleh

MUARA TEWEH -Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah telah melakukan kunjungan dalam rangka pembukaan pendidikan dan pelatihan satlinmas, di Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Rabu (06/12/17).

Dalam kegiatan itu, turut serta Wakil Bupati, Ompie Herby, Sekretaris Daerah, Jainal Abidin, Asisten II, Asisten III, Kepala Dinas  Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pemukiman Dan Perumahan, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Dan Persandian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Wakapolres, beserta staf.

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah mengatakan, bahwa Satuan Perlindungan Masyarakat Desa merupakan masyarakat desa yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk memelihara keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat serta membantu tugas Pemerintah dalam penanggulangan bencana khususnya di wilayah desa.

Menurutnya, kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan dan pelatihan satuan perlindungan masyarakat desa diharapkan menjadi wadah bagi segenap peserta.

Hal ini tidak lain untuk memahami serta membekali pengetahuan dan keterampilan guna mendukung pemerintahan desa dalam meningkatkan peran masyarakat dalam tanggap bencana, serta mewujudkan ketentraman dan ketertiban wilayah.

Sehingga Satlinmas desa mampu bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk membantu mewujudkan ketentraman di wilayah desa.

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah berharap, dengan terbentuknya satlinmas untuk kedepannya dapat meningkatkan koordinasi Pemerintah desa dengan tokoh masyarakat, RT/RW dan segenap elemen masyarakat yang ada, terkait informasi, sinkronisasi, dan sinegitas penyelenggaraan pengamanan.

Terlebih lagi pada tahun 2018 akan dilaksanakan pemilihan umum kepala daerah. Selanjutnya pada 2019 akan diadakan pemilihan umum legislatif, Pemilihan presiden dan wakil presiden.

“Kita bersama mampu mengidentifikasi dan mengantisipasi secara dini gangguan dilingkungan masyarakat yang dapat memecah belah persatuan. Dan yang tidak kalah penting lagi kita bersama bisa merespon dengan arief dan bijaksana setiap perkembangan situasi yang menjurus pada terjadinya gangguan ketentraman dan ketertiban,” pungkasnya. (bani)