Tak Berpagar, Jembatan Ulin Sungai Pinang Lama Berbahaya

oleh

MARTAPURA – Kondisi Jembatan Ulin Sungai Pinang Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar yang berstruktur kayu ulin sering memakan korban. Mengingat jembatan yang sudah tak berpagar itu membuat pengendara sepeda motor tercebur ke sungai.

Kepala Desa Sungai Pinang Lama, Abdurrahman mengakui, buruknya kondisi jembatan ulin yang berada di atas muara Sungai Tapang itu sudah lama terjadi.Terutama di bagian lantai jembatan yang sudah mengalami kerusakan karena dimakan usia.

“Untuk perbaikan jembatan ulin itu, kami sudah lama mengusulkan ke Pemkab Banjar di Martapura, termasuk dalam acara musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), namun hingga kini belum terealsiasi,” ucap Abdurrahman, Rabu (29/11/17).

Namun, pemerintah desa tak putus asa, terus mengusulkan agar jembatan ulin sepanjang 18 meter dan lebar 4 meter itu segera diperbaiki dengan mengimbangkan peningkatan ruas jalan Desa Sungai Pinang Lama itu.

“Kami juga tak bisa menjawab ketika warga desa terus mempertanyakan kapan perbaikan jembatan itu dikerjakan. Sebab, jika menggunakan dana desa, tentu tak bisa dipakai. Makanya, hal itu menjadi kewenangan Pemkab Banjar. Selama ini, perbaikan seadanya dengan tambal sulam,  ya menggunakan bahan lain untuk pagar pengaman sisi kiri dan kanan jembatan,” ungkap Abdurrahman.

Untuk itu, Kepala Desa Sungai Pinang Lama ini pun berharap agar Pemkab Banjar segera merespon keinginan warga, agar jembatan ulin yang kerap memakan korban itu diperbaiki dalam waktu cepat.

“Apalagi, keberadaan jembatan ulin ini juga merupakan akses terdekat untuk menuju objek wisata Pasar Terapung Lokbaintan,” tuturnya. (muji)