Lurah Roban Singkawang Bantah Ada Keributan Antara TNI dan Warga Terkait Sengketa Tanah

oleh

SINGKAWANG – Adanya isu pertengkaran warga dengan TNI di Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, terkait permasalahan sengketa tanah, Lurah Roban, Manarillah membantah adanya keributan di Jalan Veteran tersebut.

“Bukan keributan, warga cuma mempertanyakan kok ada pembangunan di tanah yang sedang dalam proses hukum tersebut, jadi itu saja dan tidak ada keributan,” kata Manarillah, usai mendengar keluhan masyarakat Jalan Veteran, Kelurahan Roban, Jecamatan Singkawang Tengah, Selasa (28/11/17).

Untuk itu, dirinya berpesan kepada warga Jalan Veteran agat dapat menahan diri dalam menyelesaikan permasalahan sengketa tanah antara warga dan TNI.

“Saya minta masyarakat bisa mengendalikan diri, dab jangan sampai anarkis. Karena permasalahan ini masih dalam proses hukum yang sedang ditangani Pengadilan Negeri Singkawang,” ujarnya.

Pihaknya saat ini juga terus memonitor perkembangan sengketa tanah yang dialami antara warga Jalan Veteran dengan TNI.

“Kami datang ke sini untuk menyikapi keluhan warga, bahwa di dekat lingkungan warga khususnya di tanah yang sedang dalam proses hukum ini ada semacam kegiatan pembangunan, termasuklah adanya kumpul-kumpul warga di sini, sebagai bahan kami untuk disampaikan ke pimpinan,” ujarnya.

Pihaknya tidak ingin penyelesaian sengketa tanah tersebut diakhiri dengan keributan.

“Jadi kita tunggu saja hasil keputusan proses hukum tersebut, dan kami harapkan warga jangan terpancing. Karena ini masih dalam proses hukum,” pintanya.

Sementara itu, pantauan wartawan di lapangan memang ada sekumpulan warga Jalan Veteran tepatnya di simpang Jalan Khatulistiwa yang tak jauh dari Mako Brigif Khatulistiwa 19/Skw.

Saat wartawan ini ingin mengetahui lebih dalam permasalahan tersebut, dijawab oleh warga untuk bertanya langsung kepada Ketua LSM Formesta, Abdur Rahman yang dipercaya menangani permasalahan tersebut.

“Langsung saja bang tanya bang Rahman. Karena tadi dia ada di lokasi saat alat berat TNI memasuki lahan perkebunan kami,” tutur satu di antara warga Jalan Veteran.

Sayangnya, Ketua LSM Formesta yang bersangkutan belum bisa memberikan konfirmasi banyak tentang hal tersebut, dikarenakan yang bersangkutan sedang dalam perjalanan menuju Bandara Supadio Pontianak hendak ke Jakarta.

“Saya masih di Mempawah menuju Bandara Supadio Pontiank,” katanya singkat. (mizar)