Insiden Sengketa Tanah di Singkawang

oleh

SINGKAWANG – Terjadi insiden kecil antara masyarakat dengan TNI, pasca sidang sengketa tanah di Pengadilan Negeri Singkawang.

Kejadian itu dipicu oleh rencana tergugat, dalam hal ini TNI-AD Brigif 19 Khatulistiwa yang akan membangun asrama bela negara diatas tanah warga dengan melakukan aktivitas menggunakan buldoser.

“Sementara proses sidang masih berlangsung. Hal inilah yang membuat warga tidak terima dan mendatangi lokasi untuk menghentikan kegiatan tersebut,” ungkap salah seorang warga, Rahman.

Di lokasi sengketa tanah antara warga dan TNI, salah seorang warga sekitar, Siti Sunainah meminta kepada DPRD dan Pemkot Singkawang turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Warga jangan ribut, tapi serahkan kepada orangtua kita yaitu DPRD dan Wali Kota untuk menyelesaikannya,” katanya.

Dia merasa kasihan, karena tanah yang disengketakan itu ada tanaman perkebunan warga.

“Seperti cabe rawit yang hampir panen, pisang dan lain-lain,” ujarnya.

Sementara dari pihak TNI Brigif 19 Khatulistiwa sendiri hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi. (jarwok).