Undang Bahaya Bagi Pengendara, Jembatan Desa Gudang Tengah di Banjar Perlu Segera Diperbaiki

oleh
Suasana arus lalu lintas di jembatan gudang tengah. Foto : Muji

BANJARMASIN – Batangan besi yang menyembul di badan Jembatan Desa Gudang Tengah RT 03, Jalan Martapura Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, dikeluhkan para pengguna jalan. Sebab, ujung batangan besi yang terpasang di badan jembatan itu mulai timbul, akibat erosinya pasir urukan diatasnya yang terus menipis.

“Selain ujung batangan besi yang terbuka dari urukan, debu yang ditimbulkan karena jembatan tidak beraspal sudah sangat mengganggu,” kata Ardian, salah seorang pengguna jalan.

Ia juga mengungkapkan saat melintas di Jembatan Desa Gudang Tengah, pengendara memang harus ekstra berhati hati.

“Kalau tidak, ujung batangan besi bisa menimbulkan bahaya,” katanya.

Kepala Desa Gudang Tengah, H Badruddin menyampaikan keluhan serupa. Menurut dia, awalnya batangan besi yang dipasang sebagai lantai jembatan itu hanya bersifat sementara.

“Tak tahunya bangunan jembatan hingga sekarang belum juga dilakukan perbaikan. Meski sudah berlangsung bertahun-tahun,” katanya.

Dia berharap agar instansi terkait di Provinsi Kalimantan Selatan segera memperbaiki kondisi jembatan, sebagaimana yang diminta warga, khususnya pengguna jalan.

“Memang benar, kalau dibiarkan kondisi jembatan, terutama ujung batangan besi seperti itu berpotensi menimbulkan kecelakaan?,” ucap H. Badruddin.

Ia mengakui keluhan itu selalu dilontarkan para pengguna jalan, karena jika terlalu lama disikapi bisa membahayakan dan mengancam keselamatan pengendara bermotor.

“Selama ini, arus lalu lintas di jalur Martapura Lama sangat padat, baik dari arah kota Martapura menuju Banjarmasin atau sebaliknya. Terutama, kendaraan roda dua maupun roda empat, dari mulai angkutan barang dan kendaraan pribadi hingga truk angkutan material,” tandasnya. (Muji)