Pasangan Syafuani – Dihasbi Daftar ke KPU Lewat Jalur Independen

oleh

MURUNG RAYA – Berbekal 11.759 fotocopy KTP-Elektronik, pasangan Syafuani dan Dihasbi mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Murung Raya (Mura), Provinsi Kalimantan Tengah agar bisa ikut meramaikan Pilkada Kabupaten Mura melalui jalur independen tahun 2018 mendatang.

Ketua KPU Murung Raya, Izharudin menerima langsung pasangan Syafuani dan Dihasbi yang datang bersama rombongan relawan mereka dengan membawa 10 box besar berisi dokumen persyaratan calon independen pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya periode 2018-2023.

Syafuani yang merupakan mantan Camat Murung tersebut mengaku sudah mengantongi dukungan berupa 11.759 lembar fotocopy KTP dari jumlah DPT yang telah di tentukan oleh KPU Murung Raya yaitu minimal 8.325 lembar fotocopy KTP sesuai dengan waktu yang telah di buka mulai dari tanggal 25 – 29 November 2017.

Dalam kesempatan tersebut, Izharudin mengatakan, untuk sementara akan melakukan perhitungan jumlah dukungan yang telah diantar oleh pasangan Syafuani dan Dihasbi yang berbentuk fotocopy KTP pendukung atau surat keterangan (Suket) warga serta di tambah dengan surat pernyataan dukungan dari setiap masyarakat.

“Saat ini kami hanya melakukan tahapan perhitungan jumlah syarat dukungan bagi calon independen Syafuani dan DihasbiĀ  yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Murung Raya, untuk persyaratan lainnya nanti kami akan lakukan bertahap sampai waktu yang telah di tentukan pada tanggal 29 November 2017,” ungkap Izharudin, Senin (27/11/17).

Selain itu, Ketua KPU Murung Raya ini juga mengatakan apabila dari persyaratan tersebut tidak sesuai dengan yang telah di tetapkan oleh KPU Murung Raya, maka Syafuani dan Dihasbi masih punya waktu untuk melakukan perbaikan hingga 29 November 2017 nanti.

“Saya rasa dari jumlah yang telah dipaparkan Syafuani dan Dihasbi yaitu sebesar 11.759 KTP dukungan, paling besar terjadi kesalahan kurang 1.000 untuk persyaratan jumlah dukungan bisa saya anggap aman, tapi apabila dijumlah dukungan tersebut di bawah angka 8.325, maka masih ada waktu untuk melakukan perbaikan,” tambah izharudin. (Supri)