Serahkan Syarat Dukungan ke KPU Kubu Raya, Pasangan ‘WIN’ akan Tiru Gaya Kampanye Barack Obama

oleh
Wery Syahrial-HM Nasir Maksudi Serahkan 47 Ribu KTP Dukungan Ke KPUD Kubu Raya.

KUBU RAYA – Bersama tim sukses “WIN” dan para relawan pasangan independen, balon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Tahun 2018. Wery Syahrial dan HM. Nasir Maksudi, Sabtu (25/11/17) pukul 10.00 Wiba menyerahkan 47 ribu KTP dukungan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah Kubu raya.

Penyerahan KTP dukungan tersebut merupakan persyaratan bagi balon perseorangan yang akan maju pada Pemilukada mendatang.

Wery Syahrial, Balon Bupati Kubu Raya jalur independen dalam konferensi persnya kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa, kedatangannya bersama tim sukses dan para relawannya adalah untuk menyerahkan KTP dukungan ke KPU Kubu raya, yang mana dari 120 ribu KTP yang telah dikumpulkan oleh timnya sejak bulan Februari lalu, hanya 47 ribu saja yang di serahkan ke KPU, kendati persyaratannya hanya 35 ribu saja dari KPU, namun pihaknya melebihkan 12 ribu KTP.

“Kita yakin akan menang pada pemilu nantinya, dengan potensi dukungan 120 ribu jumlah KTP yang telah dikumpulkan di sembilan kecamatan yang ada, kami yakin, ini merupakan lebih dari cukup jumlah dukungan yang diinginkan untuk bertarung pada pemilukada nantinya,” tegas Wery.

Apalagi menurut Wery, dengan mundurnya Rusman Ali sebagai balon bupati mendatang menjadi potensi besar kemengan pasangannya nanti.

“Dengan mundurnya Rusman Ali diharapkan parpol pengusung Rusman Ali dapat mengalihkan dukungan mereka kepada pasangan Wery dan HM. Nasir dan pengalihan dukungan itu indikasinya sangat kuat terjadi,” ungkap Wery Syahrial.

Lebih lanjut Wery menegaskan bahwa keikutsertaannya pada pemilukada Kubu Raya ini adalah untuk mewujudkan cita-cita dari pemekaran Kubu Raya itu sendiri, karena menurut Wery bahwa masyarakat Kubu Raya yang ada di sembilan Kecamatan ini belum merasakan dampak dari pemekaran tersebut, sehingga hal itu mendorongnya untuk maju dan bertarung pada pilkada nantinya.

Wery Syahrial juga mengatakan bahwa, selain maju melalui jalur independen, dirinya bersama pasangannya juga akan melakukan gaya pemenangan yang dilakukan oleh Barack Obama dan Donald Trump pada pemilu presiden di Amerika yaitu dengan dukungan etnitas. Dan itu tidak salah, menurut Wery yang merupakan salah satu kader Golkar dan pemilik perusahaan media ini bahwa dengan membawa etnis yang ada, maka pembangunan yang ada dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Kita akan lakukan itu, selain melalui jalur independen, program etnisitas juga akan kita lakukan untuk pemenagan nantinya, karena keberagaman suku yang ada di Kubu Raya ini menjadi modal utama kemenangan kita nantinya,” papar Wery.

Dengan 120 ribu KTP dukungan yang sudah ada, Wery juga telah melakukan dialog dan juga komunikasi secara intensif kepada Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan PAN yang merupakan partai pengusung Rusman Ali sebelumnya untuk dapat mendukung pasangannya.

“Kita sudah melakukan komunikasi terhadap kelima parpol pengusung Rusman Ali itu, dan mudah-mudahan kelima parpol tersebut dapat memberikan dukungannya nanti. Dan kita tinggal menunggu apa keputusan mereka selanjutnya,” pungkas Wery. (Fsl)