IGTKI-PGRI, Semangat Pendorong Bagi Masyarakat

oleh
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, H.Masdulhaq saat potong nasi tumpeng pada saat memperingati HUT IGTKI-PGRI ke 67, di gedung balai Antang Muara Teweh, Senin (20/11/17)

MUARA TEWEH – Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Barito Utara, menggelar kegiatan lomba Porseni VIII sekaligus memperingati HUT IGTKI-PGRI ke 67, di gedung balai Antang Muara Teweh, Senin (20/11/17).

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara H. Masdulhaq, Kepala Kantor Kementerian Agama, H Tuaini, Kepala Bidang Pendidikan Dasar H Ardian, Kabag Kesra H Dharma Riyadi, guru-guru TK se Kabupaten Barito Utara serta undangan lainnya.

Menurut H. Masdulhaq, melalui ajang Porseni ke VIII, IGTKI PGRI dapat meningkatkan profesionalisme IGTKI-PGRI. Selain itu juga dapat menjadi semangat pendorong bagi masyarakat dan Pemkab dan khususnya para guru itu sendiri.

“Kegiatan ini juga lebih meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia, melalui bidang pendidikan untuk memacu meningkatkan kualitas, kompetensi dan etos kerja serta kreativitas tenaga pendidik TK,” ungkapnya.

Sehingga dapat mengangkat martabat guru TK serta menjadi ajang silaturahmi antar tenaga pendidik TK dan menjadi ajang yang tepat guna membangkitkan semangat dan kerjasama dalam membangun pendidikan bagi anak-anak calon generasi penerus bangsa.

“Tujuan dari pendidikan taman kanak-kanak adalah untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak nantinya,” kata Masdulhaq saat menyampaikan sambutan Bupati H. Nadalsyah.

Dengan begitu lanjutnya, dapat memiliki kesiapan ketika memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut, serta membantu meletakan dasar perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang sangat diperlukan oleh anak didik dalam penyesuaian diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya.

“Oleh karena itu, guru-guru TK dituntut mampu untuk mengembangkan potensi peserta didik seoptimal mungkin untuk menjadi individu yang khas dan menjadi individu yang khas dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter,” katanya.

Guru TK juga diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada peserta didiknya, untuk dapat memenuhi kebutuhan jasmaniah dan rohaniah, serta membimbing peserta didik untuk mencapai kematangan mental dan fisik yang dibutuhkan untuk melanjutkan kejenjang sekolah dasar. (Bani)