580 Wartawan Daerah Ikuti Pelatihan

oleh
Pelatihan wartawan daerah di Jakarta

JAKARTA – Sebanyak 580 wartawan dari seluruh Indonesia mengikuti Pelatihan Wartawan Daerah 2017, selama dua hari sejak 20-21 November, di Hotel Grand Sahid Jakarta.

“Ini merupakan kali kedua, Bank Indonesia menyelenggarakan pelatihan wartawan daerah secara bersama-sama di Jakarta, sebelumnya dilakukan oleh masing-masing kantor perwakilan,” kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman saat pembukaan kegiatan, Senin (20/11/17).

Peserta pelatihan ini merupakan wartawan media massa yang berasal dari 34 provinsi, yakni 56 wartawan televisi, 120 elektronik, 180 cetak dan 223 online

Menurutnya, pelatihan wartawan itu dalam rangka menjalankan fungsi sebagai otoritas moneter, pembayaran serta menjaga stabilitas sistem keuangan, sehingga Bank Indonesia memandang komunikasi merupakan hal yang penting.

Komunikasi yang lancar, efektif, dan efisien akan membuat transmisi kebijakan Bank Indonesia dapat diterima industri pelaku usaha dan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran, termasuk dalam mengendalikan ekspektasi inflasi.

“Sebagai salah satu pilar demokrasi, media massa juga memiliki peran untuk mengawal kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas. Atas peran media massa yang besar tersebut, Bank Indonesia memandang penting untuk meningkatkan pemahaman wartawan media,”imbuhnya.

Sementara itu Asisten Gubernur BI, Dyah Nastiti, menyatakan, peran media massa memang sangat penting. “You are so important,”demikian ucapnya sebagai ungkapan apresiasi bagi para pemburu berita yang ikut pelatihan ini.

Pada hari pertama para awak media akan menerima materi pengendalian inflasi daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan program klaster pengendalian inflasi. Kemudian, perkembangan dan kebijakan sistem pembayaran BI.

Sedangkan materi hari kedua yakni sinergitas lembaga dalam pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan.

Narasumber, Yoga Affandi, Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah serta Lana Soelistyoningnsih, Pengamat Ekonomi Samuel Sekuritas. Dengan moderator Primus Dorimulu, Pemimpin Redaksi Investor Daily, Suara Pembaruan. (tv)