Dinyatakan Bebas Murni, Ini Ucapan Kakak Kandung Fidelis Kepada Masyarakat

oleh
Fidelis Didampingi Keluarga dan Kuasa Hukumnya Saat Wajib Lapor di BAPAS Sintang

SANGGAU – Yohana LA Suyati, kakak kandung dari Fidelis Ari Sudewarto yang pernah ditahan akibat menyimpan ganja untuk pengobatan istrinya, mengaku bersyukur karena adiknya terhitung Kamis (16/11/17) dinyatakan bebas murni, setelah menjalani wajib lapor yang kedua, sekaligus terakhir di Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Sintang, Kalimantan Barat.

Melalui akun facebooknya, Yohana menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada semua pihak yang begitu peduli atas kasus Fidelis. Ucapan terimakasih tersebut disampaikannya khusus kepada beberapa pihak, diantaranya Erma Suryani Ranik, anggota Komisi III DPR-RI dari Partai Demokrat Kalimantan Barat, yang telah mengizinkan firma hukum untuk mendampingi Fidelis dalam proses hukumnya.

Marcelina Lin, Theo Kamayo, dan Bob Suryadi dari Firma Hukum Ranik, Marcelina, dan Rekan yang tanpa lelah selalu memperjuangkan hak-hak Fidelis. Dr. Sy. Hasyim Azizurrahman, S.H, M.Hum, Dekan Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura, yang telah meluangkan waktu dan mencurahkan segenap pemikirannya dalam keterangan sebagai saksi ahli pidana, Dominikus Okbertus Srikujam, sahabat Fidelis sejak bersekolah di SD dan SMP yang telah banyak membantu Fidelis, Komunitas Besi Tua atau Kombest yang selalu hadir dan menolong di setiap momen yang harus dilewati oleh Fidelis, PNS Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Sanggau yang selalu memberikan dukungan  bagi Fidelis dengan menghadiri persidangan dan melakukan hal-hal yang membantu Fidelis, terutama untuk urusan kepegawaian dan pekerjaan Fidelis, Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat Jakarta yang selalu memberi pendampingan jarak jauh selama proses hukum Fidelis berjalan, para wartawan media massa, baik media massa televisi, media cetak, maupun media online, baik lokal maupun nasional yang selalu mengikuti tahap-tahap perjalanan kasus Fidelis yang tanpa lelah mengawal dengan sangat baik proses hukum Fidelis dan pada akhirnya pengawalan media massa ini menjadi bagian dari kunci yang meringankan proses hukum Fidelis, Kepala dan seluruh pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sanggau yang telah memberikan pembinaan kepada Fidelis selama Fidelis menjalani masa hukuman, dan semua pihak yang menurut Yohana sangat berjasa membantu Fidelis termasuk masyarakat Kabupaten Sanggau khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya yang telah memberikan simpati pada Fidelis dan menginginkan Fidelis dibebaskan dari hukuman.

“Dukungan-dukungan yang diberikan oleh berbagai lapisan masyarakat, baik yang mengenal Fidelis secara pribadi maupun yang pada mulanya bahkan tidak mengenal sama sekali Fidelis secara pribadi, menjadi bagian penting dalam membebaskan Fidelis dari jeratan pidana penjara yang sangat berat. Viralnya pemberitaan di media massa, baik media sosial, media online, maupun media cetak, menjadi kekuatan yang sangat luar biasa bagi penyelesaian kasus Fidelis,” kata Yohana. (indra)