Polisi Usut Kasus Beras Bercampur Plastik di Sanggau

oleh
Kasat Reskrim, Kasat Intelkam Polres Sanggau Bersama Dinas Hangpang Hortikan dan Perindagkop Saat Menggelar Pertemuan Terkait Beras Bercampur Plastik. Foto : Indra

SANGGAU – Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Sanggau terus mengusut kasus peredaran beras bercampur plastik yang menghebohkan warga di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat baru-baru ini. Sejumlah saksipun sudah diperiksa dan polisi juga akan memeriksa sampel beras ke PT Sucofindo di Bekasi.

“Kita sudah melakukan penyidikan, sudah membuat LP untuk mengecek apakah beras yang dicampur plastik itu ada unsur kesengajaan atau tidak. Kemudian LP ini juga menjadi dasar kita memeriksa sampel beras ke Sucofindo di Bekasi,” terang Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Muhammad Aminuddin ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (16/11).

Kasat menegaskan, temuan beras yang sempat menghebohkan masyarakat Sanggau itu bukanlah beras plastik, tetapi beras yang tercampur plastik.

“Kita ubah asumsi yang kurang tepat ini, bukan beras plastik. Tapi beras yang dicampur bahan plastik. Mungkin masyarakat Sanggau mendengar beras plastik ini bisa dikatakan ngeri,” terangnya.

Kasat menambahkan, pendalaman kasus ini juga dilakukan pada kemasan beras tersebut. Karena keterangan label itu harus dipenuhi untuk menjamin perlindungan konsumen. Seperti mencantumkan kualitas beras, berat/netto dan sebagainya.