Pengusaha Walet di Barut akan Dikenakan Pajak

oleh
Hendro Nakalelo asisten bidang pemerintahan dan kesra, setda Barut, saat sosialisasi di aula kecamatan Teweh Baru. (16/11/17)

MUARA TEWEH – Ratusan warga pemilik atau pengusaha sarang burung walet di wilayah Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, telah mengikuti rapat intensifikasi pajak daerah, di aula Kecamatan Teweh Baru, Kamis (16/11/17).

Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Barut, Hendro Nakalelo mengatakan, salah satu upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sampai saat ini pendapatan daerah berasal dari dana perimbangan. Dimana masih sangat dominan dalam APBD Kabupaten.

Namun dengan undang undang 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retrebusi daerah, kontribusinya diharapkan semakin meningkat. Hal ini, seiring dengan makin besarnya tanggungjawav pemkab dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarajat.

Dijelaskannya, pajak sarang burung walet salah satu dari 11 pajak daerah dari 1.469 rumah sarang burung walet yang tersebar di sembilan Kecamatan. Rumah sarang buring walet yang ada berbeda dengan pajak lainnya yang terpusat di Kabupaten.

Dimana saat ini 76 persen lebih sarang burung walet berada di kecamatan dan desa, sehingga peran kecamatan dan desa dalam pungutan pajak semakin besar dan penting.

Memang belum semua rumah sarang burung walet berproduksi dan belum wajib pajak. Namun, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung pengelola dari masyarakat, agar semua yang telah dibangun dapat berproduksi dan dapat mendorong perekonomian.

Dijelaskannya, pemkab juga mendorong terbentuknya asosiasi sarang bururng walet, hal ini tidak lain untuk mengkomonikasikan kepentingan pengelola. Baik memberi masukan, pembinaan dan mengatur tata niaga.

Selain itu, pemkab memiliki tanggungjawab dalam meminimalisir dampak adanya pengendalian lingkungan sekitar. Oleh karena itu, pentingnya disosialisasikan pada masyarajat sekitar.

“Pajak sarang walet akan digunakan untuk pelaksanaan pembangunan yang artinya pajak memberi berkah kepada masyarajat,” katanya. (Bani)