Operasi Zebra Intan, 2011 Pelanggar Ditindak Polres Banjar

oleh
Operasi Zebra Intan Polres Banjar

BANJAR – Operasi kepolisian terpusat Zebra Intan 2017 telah berakhir. Dari hasil operasi Zebra Intan 2017, Satuan Lalulintas Polres Banjar telah melakukan penilangan sebanyak 2011 terhadap pengguna kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat.

Hal itu dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Henman Limbong.

“Iya benar, dari razia Zebra Intan 2017, kami telah menerbitkan 2011 surat tilang,” ungkapnya, Kamis (15/11/17).

Henman menjelaskan pelanggaran yang dilakukan pengendara baik roda dua maupun roda empat didominasi dengan tidak lengkapnya surat- surat kendaraan bermotor.

“Pelanggaran didominasi pengendara banyak yang belum memiliki SIM, STNK mati dan tidak memakai kelengkapan berkendara, seperti tidak memakai helm,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam operasi Zebra Intan 2017 ini, Satlantas Polres Banjar berada di posisi dua dengan raihan penindakan pelanggaran paling tinggi di jajaran Polda Kalsel, dibawah Polresta Banjarmasin.

“Memang pelanggaran lalulintas di Kabupaten Banjar masih tergolong tinggi, hal itu dapat dilihat dari banyaknya surat tilang yang kami keluarkan dalam waktu dua minggu,” ujarnya.

Setelah banyaknya surat tilang yang diterbitkan Polres Banjar akan adakan sosialisasi dan imbauan lebih tentang tertib lalulintas kepada masyarakat.

“Merespon hal tersebut untuk itu, setelah selesainya operasi Zebra Intan kami akan lebih gencar melakukan sosialisasi serta imbauan tentang tertib lalulintas kepada masyarakat,” pungkasnya. (Syd)