Awas.! Minuman Kedaluwarsa Pemberian Sekda Kalbar, Buat Warga di Mempawah Resah

oleh
Warga setempat memperlihatkan minuman tidak layak konsumsi. Foto : Hamzah

MEMPAWAH – Warga desa Sungai Bakau Besar Laut dibuat resah setelah mengetahui air minum bersoda dari berbagai merk yang dibagikan melalui seluruh Ketua RT di desa Bakau Besar Laut adalah minuman yang kedaluwarsa.

Keresahan warga bukan tanpa alasan, karena minuman yang dibagikan dan diterima warga sejak Senin (13/11/17) baru diketahui pada saat warga Sungai Bakau Besar Laut menggelar acara ritual robo-robo, Rabu (15/11/17) kemarin atau dua hari setelah minuman diterima warga, bahkan sebagian air minum sudah ada yang dikonsumsi oleh anak-anak.

Dari hasil penlusuran B-ONETV dilapangan, Rabu (16/11/17), seluruh warga yang menerima merasa kecewa lantaran air yang dibagikan oleh pihak desa melalui RT adalah air pemberian dari Sekda Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie, yang lebih dikenal dengan “Jonjet” oleh warga setempat.

Kepada B-ONETV, Agustinah, warga setempat sangat menyayangkan jika niat baik yang dilakukan Jonjet kepada warga yakni dengan memberikan minuman yang tak layak konsumsi atau sudah kadaluarsa.

PJ Desa Sungai Bakau Besar Laut, Gustam pun sebelumnya enggan berkomentar dan bercerita tentang kebenaran pembagian air minum tidak layak konsumsi yang diterima warganya. Dengan alasan jika keteranganya direkam melalui ponsel ia tak mau memberikan keterangan kepada awak media.

Namun akhirnya ia menceritakan bahwa air minum bersoda yang dibagikan ke warga adalah atas perintah Iwan Supardi mantan Kepala Desa Sungai Bakau Besar Laut.

“Iwan Supardi atas petunjuk sekda Provinsi kalbar, agar mengambil stock minuman di rumah kediaman MZ di desa Bakau Besar Laut untuk dibagikan keseluruh warga melalui Ketua RT,” ungkapnya.

Mira Ismulyawati, Kasi Farmasi dan Minuman Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah yang dihubungi melalui telepon seluler, menjelaskan jika mengkonsumsi makanan dan minunan yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi sangatlah tidak baik untuk kesehatan.

“Penyebab yang terparahnya adalah bisa keracunan,” ujarnya.

Untuk itu dirinya mengimbau jika mengetahui adanya makanan dan minuman yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi sebaiknya jangan dikonsumsi. (Hamzah)