Dinas Pertanian Barut Siapkan 50 Ribu Hektare Lahan Baru

oleh
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara.

MUARA TEWEH – Luas tanaman jagung hingga saat ini di Kabupaten Barito Utara, sudah mencapai 2500 hektar di seluruh Kecamatan. Hingga kini, jagung yang sudah dihasilkan dijual keluar daerah yakni Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Setia Budi, Rabu (15/11/17) mengatakan, rencana tahun 2018 untuk pengembangan lebih besar lagi, dimana telah disetujui tambahan 50 ribu hektar.

Luasan ini nantinya, dikembangkan untuk wilayah potensial di sembilan Kecamatan. Seperti Teweh Tengah, Teweh Selatan, Teweh Baru dan lainnya. Dimana nantinya ditempatkan hutan skunder dimana telah diolah oleh masyarakat.

Setia Budi menambahkan, untuk hutan skunder luasan lahan dari seluruh Kabupaten memang sangat besar. Sehingga lahan inilah yang menjadi fokus pengolahan areal tanam jagung nanti.

Menurutnya, dengan luasan itu. Nantinya dinas pertanian lebih banyak membutuhkan alat seperti bolduzer dan eksavator. Sebab untuk pembukaan lahan diperlukan alat berat, terutama dalam pembuatan jalan usaha tani. Serta pembersihan lahan.

Dijelaskannya juga dengan luasan yang begitu besar nanti, maka dibutuhkan anggaran yang besar pula. namun masalah ini sudah diketahui oleh gubernur dan menteri, karena sudah melihat secara langsung wilayah Barito Utara, dimana hamparan yang luas sangat cocok ditanami jagung.

“Sesuai dengan visi misi pemerintah provinsi dan daerah dalam mengentaskan kemiskinan, maka lahan pertanian dilakukan perluasan khususnya di Barut, “kata Setia Budi.

Menurutnya, tambahan lahan yang begitu besar nanti diharapkan dapat dikelola oleh para petani. Apalagi jagung dimana untuk satu tahun bisa dilakukan panen tiga kali. Hal ini, sudah dipatikan menambah pendapatan para petani jagung di seluruh kecamatan. (Bani)