Dandim Sanggau Ingatkan Anggotanya untuk Netral saat Pilkada

oleh
Dandim 1204/Sanggau Saat Menyampaikan Materi Tentang Netralitas TNI.

SANGGAU – Komandan Kodim (Dandim) 1204/Sanggau Letkol Inf Herry Purwanto mengingatkan seluruh anggota TNI untuk tetap menjaga netralitasnya menjelang Pilkada tahun 2018.

Penegasan tersebut disampaikan orang nomor satu di jajaran Kodim 1204/Sanggau itu saat menjadi pemateri pada acara dialog publik yanh mengangkat tema mengawal pesta demokrasi pada Pilkada tahun 2018 yang berlangsung di Kantor Bupati Sanggau, Rabu (15/11/17).

Dandim menjamin bahwa TNI tetap konsisten menjaga netralitas. Netralitas TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal TNI sesuai Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Adapun pengertian dari netralitas TNI sebagai berikut.

“TNI itu tidak berpihak, tidak ikut, atau tidak membantu salah satu pihak. TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis” ujarnya.

Dia menambahkan, bagi pajurit TNI yang akan mengikuti Pemilu dan Pilkada harus membuat pernyataan mengundurkan diri dari dinas aktif (pensiun) sebelum tahap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada berdasarkan Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR / 546 / 2006 tanggal 22 Agustus 2006.

Dijelaskannya, Implementasi netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada dilakukan dalam bentuk mengamankan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri, Netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilu dan Pilkada.

“Jadi, satuan/perorangan/fasilitas TNI tidak dilibatkan pada rangkaian kegiatan Pemilu dan Pilkada dalam bentuk apapun di luar tugas dan fungsi TNI,” pungkasnya.

Kata dia, setiap Komandan Satuan wajib mensosialisasikan Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada kepada anggota dan keluarganya baik pada setiap apel maupun pada jam komandan secara periodik. Dia juga meminta setiap Komandan Satuan wajib mengecek dan mengawasi sejauhmana pemahaman anggota tentang Netralitas TNI.

“Setiap Komandan Satuan harus memberikan sanksi apabila anggotanya melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Dalam melaksanakan tugas, Dandim meminta agar lebih mewaspadai daerah-daerah yang berpotensi rawan konflik (Politik, Ekonomi dan Sara) guna mencegah bentrokan fisik antar masa atau perorangan pendukung partai politik

Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot dalam sambutannya menyampaikan, pemilu diselenggarakan serentak dimana seluruh masyarakat diberikan kebebasan dalam memilih sesuai hati nuraninya. Orang nomor dua di Kabupaten Sanggau itu mengajak seluruh elemen masyarakat khususnua di Sanggau untuk bersama-sama menjaga keamanan.

“Apabila ada kelompok tertentu yang akan menimbulkan gesekan antar pendukung lainnya, harus kita cegah. Pesta demokrasi ini bersifat ikhlas dimana yang kalah harus bersikap legowo apabila tidak terpilih,” pesannya.

Dia juga berpesan kepada penyelenggara dan pengawas Pemilu untuk memberikan kontribusi positif untuk mewujdkan pemilu yang jujur dan adil. (indra)