Lahan Jagung di Barito Utara akan Diperluas

oleh
Mentan RI Andi Arman Sulaiman bersama Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, Bupati H. Nadalsyah serta lainnya panen jagung di Desa Batu Raya II, Kecamatan Gunung Timang, Selasa (14/11/17)

MUARA TEWEH – Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman, bersama Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran melakukan panen jagung di Desa Batu Raya II, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, Selasa (14/11/17).

Dalam panen jagung tersebut, menteri pertanian juga mengunjungi kebun jagung masyarakat, yang didampingi bupati H. Nadalsyah dan wakil Ompie Herby.

Dalam kesempatan itu, bupati Nadalyah juga memaparkan jumlah luasan lahan yang akan dikembangkan, dimana lokaso masih banyak terdapat di beberapa kecamatan, salah satunya adalah gunung timang.

Dalam mensukseskan penanaman jagung, maka pemerintah daerah perlu dukungan dari provinsi juga dari kementerian.oleh sebab itu, dengan adanya dukungan tersebut, nantinya bisa mensehahterkaan masyarakat.

Bupati H. Nadalsyah juga mengungkapkan adalah masalah lahan dimana masih terdapat masih kesulitan yakni adanya kawasam hutan. Begitu juga dengan petani tidak diperkenankan membakar, begitu juga kelangkaan pupuk, serta masih terkendala jalan usaha tani.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah akan mengusulkan pada provinsi untuk jalan usaha tani. Agar nantinya para petani tidak kesulitan membawa hasil bumi.

Sementara itu, gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengatakan, visi misi tidak lain untuk seluruh Kalimantan Tengah, dimana dianugerah alam yang subur.

Bersama seluruh kepala daerah, tidak lain bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terkaitn dengan anggaran,maka provinsi akan meningkatkan infrastruktur.

“masalah usulan bupati akan jalan usaha tani, maka kita akan setujui. Demikian juga dengan alat pertanian akan kita tambah”kata Sugianto Sabran.

Gubernur juga tantang pemkab Barut, dimana tahun depan tambahan areal tanam jagung 50 ribu hektar. Apalagi tanam jagung bisa tiga kali panen setahun. (Bani)