Keren..! Salahsatu Sekolah Menengah di Pontianak Ini Miliki Rumah Hidroponik

oleh
Rumah Hidroponik milik SMPN 3 Pontianak

PONTIANAK – Budidaya tanaman sayuran Hidroponik kini sudah tersebar di Kota Pontianak, mulai dari rumah tangga, hingga kebun hidroponik skala besar.

Salahsatunya kebun hidroponik yang dimiliki Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3, kecamatan Pontianak Kota. Sekolah yang berada di Jalan Kalimantan ini kini memiliki rumah hidroponik yang digunakan para anak didiknya untuk belajar segala sesuatunya tentang Hidroponik.

Di dalam rumah Hidroponik ini sendiri terdapat sejumlah sayuran Hidroponik, seperti, selada, Pak Coy, Bayam, daun Sop bahkan ada labu air yang ditanam dengan cara Hidroponik. Kepada B-ONETV, Ernie, guru pembimbing Hidroponik SMPN 3 mengungkapkan, keberadaan rumah hidroponik mereka sudah ada sejak 1,5 tahun lalu. Dibangun dengan cara swadaya dari donatur alumni SMPN 3, kini rumah Hidroponik itu sudah mampu memproduksi sayuran dengan kualitas yang baik.

“Setelah rumah hidroponik didirikan, kami sempat mendapatkan bantuan dari Dinas Pertanian berupa pelatihan tentang tata cara menanam hidroponik,” ujar Ernie.

Ernie menambahkan di dalam rumah hidroponik terdapat empat buah instalasi media tanam yang sudah ditanami sayuran. Para siswa diajari tentang tata cara metode hidroponik. Mulai dari menyemai benih, hingga melakukan perawatan sayuran yang baik dan benar. Saat ini ada 10 orang peserta didik yang aktif dalam kegiatan hidroponik di SMPN 3 Pontianak.

“Kami ada materi pelajaran tentang Hidroponik. Termasuk disitu ada istilah instalasi bertingkat untuk hemat lahan atau veltikultur termasuk juga cara kerjanya hidroponik dengan melakukan praktek langsung,” ungkapnya.

Ernie mengaku masih menemukan sejumlah kendala dalam berbudidaya Hidroponik di SMPN 3. Sulitnya air untuk didapat terkadang menjadi hambatan sendiri bagi guru dan SMPN 3 untuk merawat sayuran. Namun, pihaknya kini memiliki tandon air untuk menampung air hujan yang digunakan mengairi instalasi hidroponik.

“Kita pakai air hujan. Pernah pakai air ledeng, tapi tingkat keasamannya terlalu tinggi, jadi tando air hujan kita gunakan untuk menampung air,” kata dia.

Ernie mengaku, saat ini pemasaran sayuran hidroponik milik SMPN 3 sudah merambah ke pasar moderen di Pontianak. (Dede/Ridwan)