Aktivitas Galian C di Banjar Ini Ganggu Proses Belajar Mengajar Sekolah

oleh
Galian C di Sungai Tabuk

BANJAR – Aktivitas pertambangan galian c berupa pasir putih di kawasan Desa Sungai Tabuk Kota, dikeluhkan seluruh siswa dan dewan guru SMK Negeri 1 Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Pasalnya suara bising yang keluarkan mesin penyedot pasir sangat mengganggu proses belajar mengajar.

“Jarak lokasi pertambangan dengan gedung sekolah, khususnya ruangan kelas x hanya berjarak puluhan meter saja,” ungkap Halimatussadiah, Kepala SMK Negeri 1 Sungai Tabuk, Minggu (12/10/17).

Dikatakan Halimatussadiah lagi, suara bising yang diakibatkan oleh aktivitas pertambangan pasir putih tersebut sudah berlangsung selama 3 bulan yang lalu.

Mesin mesin yang digunakan penambang untuk menyedot pasir dari lapisan bawah, sudah mengeluarkan suara bising hingga ke dalam ruangan kelas bahkan sampai ke ruangan dewan guru dan kepala sekolah.

Untuk membuktikan suara mesin penyedot pasir itu sudah mengganggu proses belajar mengajar, pihak sekolah sudah mengundang aparat pemerintah kecamatan datang ke sekolah luntuk langsung membuktikannya.

Atas dasar bising suara mesin penyedot pasir dan mengganggu proses belajar mengajar serta dukungan semua siswa dan dewan guru SMK Negeri 1 Sungai Tabuk itulah, pihaknya menyampaikan keluhan kepada Aparat Desa Abumbun Jaya, guna mencari solusi agar proses pendidikan di sekolah bisa berjalan sesuai yang diharapkan, jelas Halimatussadiah.

Seperti diketahui, lokasi pertambangan pasir putih yang dikeluhkan siswa dan dewan guru SMK Negeri 1 Sungai Tabuk itu masuk dalam wilayah Desa Sungai Tabuk Kota. Sedangkan SMK Negeri 1 masuk dalam wilayah Desa Abumbun Jaya, yang sejatinya menerima dampak “buruk’ dari kegiatan pertambangan pasir putih, terutama suara bising yang dikeluarkan oleh mesin penyedot pasir putih.

“Kami sangat mengharapkan sekali, instansi terkait termasuk aparat pemerintah kecamatan, termasuk aparat desa dimana lokasi tambang galian c tersebut berada untuk ditinjau ulang lagi. Hal tersebut mengingat posisi berdekatan dengan gedung sekolah kami,” katanya Halimatussadiah. (Muji)