Kejar Target 1 Juta Hektar, Tanam Perdana Cetak Sawah di Sekadau Kembali Dilakukan

oleh
Tanam Perdana Cetak Sawah di Sekadau Hilir

SEKADAU – Tanam perdana cetak sawah dilakukan Pemkab Sekadau bersama TNI di Dusun Tapang Sambas, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (08/11/17).

Adapun luas sawah yang ditanami kelompok tani setempat seluas 19 hektar.

Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Herry Purwanto menuturkan, pihak mendampingi dalam pelaksanaan cetak sawah. Adapun, kata dia, target cetak sawah hingga 2019 mendatang yaitu 1 juta hektar.

“Saat ini target tersebut terus dikejar di seluruh Indonesia. Hal ini untuk mencapai ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Di Sanggau, kata dia, saat panen raya oleh Menteri Pertanian juga dilakukan pelepasan ekspor beras ke Malaysia melalui Entikong. Langkah tersebut, kata dia, tentu menjadi kesempatan besar terutama di Kalbar. Meski untuk beras ekspor tak hanya dari Kalbar saja, melainkan juga dari daerah lain di Indonesia.

“Kami membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan programnya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Herry.

Ia berharap, usai tanam padi perdana tersebut tidak terhenti. Tetapi, kata dia, hal itu bisa memotivasi desa-desa lainnya, khususnya memulai para petani berpindah pola pertanian dari berladang ke sawah.

“Karena dengan berladang, dampaknya cukup luas. Mudah-mudahan dengan pola pertanian dengan sawah hasilnya lebih banyak,” tuturnya.

“Kalau dikerjakan dengan sungguh-sungguh bukan tidak mungkin bisa menghasilkan 7-8 ton per hektar. Tanam padi yang dilakukan oleh petani bisa dua hingga tiga kali setahun, mudah-mudahan ini bisa dilakukan di Sekadau,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sekadau Aloysius menuturkan, kerjasama cetak sawah dengan TNI berkaitan dengan ketahanan pangan nasional. Adapun, kedepan diharapkan bisa mandiri dan tidak impor beras.

“Sebagai upaya mengubah pola pertanian masyarakat dari berladang ke sawah. Kalau bisa menanam padi dua hingga tiga kali setahun,” jelasnya.

Aloy mengatakan, pengusulan alat mesin pertanian (Alsintan) dilakukan sehingga bisa digunakan oleh para petani. Namun, ia juga meminta dukungan masyarakat terutama yang mendapatkan bantuan alsintan agar dapat menggunakan dengan sebaik-baiknya.

“Kaitannya dengan irigasi, embung dan lain sebagainya harus tepat sasaran. Nanti akan diinventarisir agar bantuan yang diberikan pemerintah dalam mendukung meningkatnya produksi pertanian tepat sasaran,” kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Tapang Semadak, Theresia Yusmini mengapresiasi TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program cetak sawah. Luas cetak sawah di Dusun Tapang Sambas itu, kata dia, seluas 19 hektar.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu para petani, khususnya yang berada di Tapang Sambas,” katanya singkat.

Hadir dalam kegiatan, Kajari Sekadau Andri Irawan, Kabag Ren Polres Sekadau Kompol Yuwono, Pabung Kodim 1204/Sanggau, Mayor Inf Budi Sumarjono, Kasat Pol PP Kabupaten Sekadau, Yapet Simon, Direktur PDAM Sirin Meragun, Yok Kelak dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau. Turut hadir Ketua Persit dan Muspika Kecamatan Sekadau Hilir serta para petani. (Yahya)