Sungai Barito Meluap, Warga Murung Raya Diminta Waspada Banjir

oleh
Kondisi jalan menuju Desa Muara Untu, Kecamatan Murung, Selasa (7/11/17). Foto : Supri

MURUNG RAYA – Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah. Debit air di sungai barito kembali naik sehingga menggenang permukiman masyarakat yang berada disepanjang sungai tersebut.

Berdasarkan pantauan B-ONETV, kenaikan debit Sungai Barito sudah terlihat sejak Senin kemarin (06/11/17), dikarenakan beberapa hari sebelumnya hampir seluruh wilayah di Kabupaten Murung Raya diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Saat dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Badan Penanggangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, Markudius Dani mengatakan, bahwa berdasarkan tinggi permukaan air dari alat pengukur milik BPBD Murung Raya. ketinggian air mencapai angka 6,1 meter.

“Alat pengukur ketinggian air yang ada di pelabuhan sungai Putir Sikan pada pagi tadi diangka 6,1 meter dan sudah ada beberapa desa yang mulai tergenang air luapan Sungai Barito ini,” ucap Dani, Selasa (7/11/17).

Menurut Dani, dari data yang ada dua desa menjadi yang menjadi langganan banjir saat naiknya debit air di sungai Barito, yakni desa Juking Pajang dan desa Bahitom yang ada di Kecamatan Murung.

“Kami bulum mendapat info apakah daerah hulu sungai, atau sekitar Kecamatan Sumber Barito terus naik atau malah turun. Intinya kami minta warga yang tinggal dibantaran sungai untuk selalu waspada dalam menghadapi ini,” tambah Dani lagi. (Supri)